Angka Sembuh Terus Bertambah, Sosialisasi Prokes Masih Gencar

0
7
Angka Sembuh Terus Bertambah, Sosialisasi Prokes Masih Gencar
TANPA MASKER – Salah seorang warga didenda karena tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, beberapa waktu lalu. DenPost/dok

Dauh Puri, DenPost

Seiring gencarnya sosialisasi dan Razia displin protokol kesehatan yang dilaksanakan di seluruh daerah di Bali, kasus baru terkonfirmasi covid-19 perlahan mulai ditekan. Dalam dua hari terakhir, jumlah kasus baru stabil di bawah angka 100. Sementara itu, tingkat kesembuhan pasien juga terus bertambah.

Dikutip dari laman infocorona.baliprov.go.id per Rabu (21/10/2020), tercatat jumlah pasien sembuh bertambah 95 orang. Sedangkan kasus terkonfirmasi baru ada 87 orang dan meninggal dunia 2 orang. Rincian jumlah kasus secara kumulatif yakni terkonfirmasi positif 11.042 orang,  sembuh 9.883 orang (89,50%) dan meninggal dunia 353 orang (3,20%).

Baca juga :  Penyidik Polda Bali Periksa Korban Dugaan Penyekapan

Kasus aktif per Rabu menjadi 806 orang (7,30%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sementara itu, untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes), razia tim yustisi masih gencar dilakukan. Seperti razia disiplin prokes di Denpasar. Satpol PP Denpasar rutin melakukan operasi gabungan disiplin prokes di sejumlah tempat. “Operasi penertiban penerapan disiplin dan penegakan hukum prokes pencegahan penularan virus corona di Kota Denpasar terus berlanjut sampai pandemi covid-19 ini mereda,” tegas Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, belum lama ini.

Baca juga :  Tes CPNS Jangan Percaya Jimat

Operasi serupa digelar Tim Operasi Yustisi Polres Bangli.  Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan, mengatakan, jajarannya akan terus mengingatkan serta mendisiplinkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan guna meminimalisir serta memutus penyebaran covid-19. “Di mana sesuai Pergub No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi Pelanggar Protokol Kesehatan, apabila tidak menggunakan masker akan dikenakan denda administrasi sebesar Rp 100.000,” katanya. (111)

Baca juga :  Perawatan PDP dan Pasien Positif Bakal Dipusatkan di Unud

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini