Indeks La Nina Alami Peningkatan, Puncak Musim Hujan Diprediksi Januari

0
5
Picsart 10 25 07.19.42
PERINGATAN DINI - Peta informasi peringatan dini di Bali.

Kuta, DenPost

Hasil monitoring Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar, indeks La Nina di Nino 3.4 saat ini mencapai -0.95. Artinya, ada peningkatan indeks namun masih dalam kategori La Nina lemah. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Data dan informasi BMKG Wilayah III Denpasar, Iman Fatchurochman diminta komentarnya terkait potensi perkembangan La Nina di Bali, Minggu (25/10/2020).

Walaupun demikian, Iman menegaskan pada indeks tersebut tetap berkontribusi signifikan dalam peningkatan curah hujan di Indonesia. Secara spesial dan temporal tergantung dari lokasi, waktu dan juga musimnya. “Termasuk juga Bali, pengaruh La Nina tersebut akan sedikit banyak berpotensi menambah curah hujan di Bali,” ujarnya.

Baca juga :  Suiasa Sosialisasikan Perbup Nomor 52 Tahun 2020 di Kecamatan Kuta

Disinggung akan potensi angin kencang atau puting beliung di Bali, Iman mengatakan untuk potensi angin kencang atau puting beliung tidak diakibatkan langsung oleh La Nina. Tetapi lebih kepada perbedaan tekanan ataupun adanya pembentukan awan cumulonimbus. “Di masa peralihan ini memungkinkan untuk terjadi kondisi ekstrem tersebut,” imbuhnya.

Diungkapkannya pula, hal ini seiring dengan kenaikan indeks mencapai moderat dan musim hujan di Bali yang puncaknya diperkirakan pada, Januari 2021. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk waspada akan potensi hujan yang meningkat intensitasnya. Apalagi pada daerah-daerah pemukiman yang padat dan langganan bencana banjir. “Segera lakukan antisipasi dengan membersihkan saluran air, membuat biopori dan juga selalu memantau informasi cuaca dari BMKG,” sarannya.

Baca juga :  DPMPTSP Badung Terima Sertifikat ISO 9001:2015

Ditanya prediksi cuaca Bali dalam tiga hari ke depan, dia mengatakan cuaca umumnya cerah berawan dan berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang di Bali bagian barat dan tengah pada siang hingga sore hari. Sedangkan angin bertiup dari arah timur ke tenggara dengan kecepatan 8- 32 km/jam. Tinggi gelombang di perairan utara Bali berkisar 0,5-1,5 meter dan di perairan selatan Bali 0,75-2,5. Sedangkan di selat Bali dan selat lombok berkisar 0,5-2 meter. Masyarakat diminta mewaspadai potensi terjadinya hujan disertai petir berdurasi singkat yang berpotensi terjadi di Buleleng, Bangli dan Tabanan. (113)

Baca juga :  Kunjungi SMAN 2 Abiansemal, Giri Prasta Janjikan Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini