DPO Polres Banjarnegara Diringkus Aparat Polres Klungkung

0
4
DPO Polres Banjarnegara Diringkus Aparat Polres Klungkung
DITANGKAP - DPO Polres Banjarnegara, Jawa Tengah, Wahyu Prihidayat alias Wahyu (30) ditangkap anggota Sat Reskrim Polres Klungkung, Senin (26/10/2020).

Semarapura, DenPost

Jajaran Sat Reskrim Polres Klungkung di bawah komando AKP Ario Seno Wimoko berhasil menangkap pelaku curanmor lintas provinsi, Wahyu Prihidayat alias Wahyu (30) asal Purwanegara, Banjarnegara, Jawa Tengah. Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Banjarnegara ini ditangkap di kosnya di Denpasar, Sabtu (24/10/2020). Dari hasil interogasi, pelaku diketahui mencuri sepeda motor di 10 TKP.

Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Ario Seno Wimoko, mengatakan, tersangka tidak hanya mencuri sepeda motor di Klungkung, namun juga beraksi di sembilan TKP lainnya di luar Bali. Yakni delapan TKP di Kabupaten Banjarnegara, Jateng dan satu TKP di Lombok, Mataram. Selain itu tersangka juga dikenal sangat licin karena tidak pernah berhasil ditangkap petugas.

Baca juga :  Bertambah, Tenaga RSUD Gema Santi Nusa Penida yang Tertular Covid-19

“Tersangka tinggalnya berpindah-pindah, namun tersangka sudah masuk DPO di Polres Banjarnegara,” ujar Ario Seno.

Untuk TKP di Klungkung, tersangka mencuri sepeda motor milik Ni Komang Tri Wahyuni (16) asal Banjar Umar Anyar, Desa Nyalian, Banjarangkan yang diparkir di Studio Nyama Bali, Jalan Kecubung pada Senin (19/10/2020). Modus yang dilakukan dengan cara mengambil kunci motor korban yang ditaruh di dashboard. Setelah mencuri, tersangka kemudian mengganti nopol motor korban dengan nopol palsu.

Baca juga :  Sepuluh Hari Hilang, Dadong Cukri Ditemukan Selamat di Dasar Jurang

“Motor korban belum dijual. Setelah kami menerima laporan, dan melakukan penyelidikan, tersangka akhirnya kami tanggkap di tempat kosnya di wilayah Buana Kubu, Denpasar pada Sabtu (24/10/2020),” ungkapnya.

Selain tinggal di Denpasar, tersangka juga tinggal dan memiliki pacar di Klungkung. Sebelum mencuri motor,  tersangka mengaku datang ke TKP menggunakan ojek online. Diapun mengaku mencuri karena tidak bekerja. Semua hasil curiannya tidak dijual langsung, namun digadaikan. “Tersangka tidak memiliki jaringan,  main sendiri. Tapi kami tetap kembangkan kasus ini,” tegas Ario Seno. (119)

Baca juga :  Tahapan Pilkada Segera Dimulai, Bawaslu Belum Terima Kiriman APD

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini