Pandawa Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan

0
6
Pandawa Konsisten Terapkan Protokol Kesehatan
PANTAI PANDAWA - Kunjungan ke Pantai Pandawa mulai menggeliat dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Kutsel, DenPost

Jelang akhir tahun kunjungan ke Pantai Pandawa sedikit menggeliat. Meski kunjungan mulai naik, manajemen dan Panitia New Normal Pantai Pandawa tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan.

Pantauan di lokasi, wisatawan atau pengunjung yang hendak berwisata di kawasan ini harus melalui tahapan protokol kesehatan secara ketat. Pertama harus melalui cek suhu. Setelah itu barulah masuk ke konter tiket. Sebelum masuk ke kawasan pantai, pengunjung juga diwajibkan mencuci tangan mereka.

Baca juga :  Sampah Penuhi Pantai Muaya, Jimbaran

Bukan itu saja, beberapa petugas juga melakukan pemantauan agar tidak terjadi kerumunan. “Kawasan Pantai Pandawa kan cukup luas, jadi kami upayakan arahkan agar menyebar dan tidak berkerumun,” ujar Bendesa Adat Kutuh, Nyoman Mesir, Senin (26/10/2020).

Mesir memaparkan, pihaknya tidak mau main-main dalam penerapan protokol kesehatan, karena tidak ingin kawasan Pandawa menjadi klaster penyebaran covid-19. Karenanya, dengan mulai menggeliatnya kunjungan ke objek wisata ini, penerapan protokol kesehatan juga tidak boleh kendur. “Astungkara sejauh ini semua pengunjung mengikuti protokol kesehatan yang kami terapkan dengan baik, sehingga tidak ada yang sampai ditolak masuk kawasan,” paparnya.

Baca juga :  TPID Badung Raih PenghargaanTPID Berprestasi Tahun 2020

Terkait kunjungan, Mesir memaparkan kalau situasi normal biasanya per hari mencapai 3.000 orang. Saat ini kunjungan rata-rata kata Mesir mencapai 500 hingga 1.000 per hari.

Hal senada disampaikan Manager Pengelola Pantai Pandawa, Wayan Kasim. Menurutnya, secara umum kunjungan ke Pandawa mulai meningkat. “Sudah ada rombongan bus besar yang mulai masuk. Namun jumlahnya masih sangat sedikit dan belum melonjak signifikan. Kalau terkait protokol kesehatan, kami tetap konsisten dan pengunjung selama ini mengikuti dengan tertib,” pungkasnya. (113)

Baca juga :  Cegah Wabah Virus Corona, Desa Adat Blahkiuh “Ngeneng”

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini