Di Masa Pandemi, Sektor Pertanian Masih Jadi Andalan di Jembrana

0
6
Picsart 10 27 07.35.18
PANEN JAGUNG - Panen raya perdana jagung di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Selasa (27/10/2020).

Negara, DenPost

Guna mendukung mewujudkan gerakan ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Jembrana melakukan panen raya perdana jagung di Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Selasa (27/10/2020).

Panen raya perdana ini dipimpin Bupati Jembrana, I Putu Artha secara simbolis. Hadir pula Wakapolres Jembrana, Kompol Pius X Febri Aceng Loda; pewakilan dari TNI, Sekda Jembrana, Made Sudiada, para Asisten dan kepala OPD terkait, serta kelompok tani di Kecamatan Melaya.

Baca juga :  Di Jembrana, Angka Sembuh Pasien Covid-19 Bertambah

Kegiatan tersebut, dilaksanakan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes) dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Bupati Artha mengatakan sektor yang paling bisa diandalkan di tengah pandemi Covid-19 tak lain adalah sektor pertanian. Menurut dia, sektor pertanian tetap bisa unggul, kala sektor usaha lain terpukul karena pandemi ini. Dia juga mengakui bahwa jagung betras 7 ini sangat lebih unggul dilihat dari hasilnya.
Menurut dia, jagung betras ini sangat luar biasa mulai dari rasanya yang manis, batang yang kokoh, tongkol besar dan tahan bulai. “Bahkan kalau dilihat dari hasilnya sangat luar biasa,” kata Artha

Baca juga :  Cegah Corona, Pemkab Mulai Pasang Hand Sanitizer

Artha juga mengatakan, kebutuhan akan pangan merupakan sektor penting di tengah pandemi Covid-19 yang melanda di seluruh dunia. Panen raya perdana dari petras berupa jagung yang sangat luar biasa.

Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, I Wayan Sutama mengatakan panen itu merupakan yang perdana dalam program ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19 yang digalakkan pemerintah daerah. Dia menjelaskan program ketahanan pangan akan terus berlanjut. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan lahan-lahan yang dimiliki untuk menanam sesuatu yang bermanfaat di tengah pandemi Covid-19. (120)

Baca juga :  Anjing Rabies Gigit Satu Keluarga di Mendoyo Dauh Tukad

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini