Lagi, Dua Pasien Covid-19 di Denpasar Meninggal

0
4
Picsart 10 29 06.50.04
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Denpasar, DenPost

Di tengah penanganan Covid-19, dua pasien dari Kota Denpasar yang terpapar virus corona dinyatakan meninggal. Pasien meninggal pertama seorang perempuan (67 tahun) yang dinyatakan meninggal pada, Rabu (28/10/2020), dan satu lagi laki-laki (79 tahun) pada, Kamis (29/10/2020).

Dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, pasien perempuan yang dinyatakan meninggal berasal dari Desa Dauh Puri Kangin, Denbar pada, 13 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta jantung. Sedangkan pasien kedua yang dinyatakan meninggal berasal dari desa yang sama. Dinyatakan positif Covid-19 pada 8 Oktober 2020, dan dinyatakan dinyatakan meninggal dunia pada, 22 Oktober 2020 dengan penyakit penyerta jantung.

Baca juga :  Ketika Rara Ramal Situasi Pilkada 2020

Tak hanya pasien meninggal, tercatat juga penambahan 11 kasus positif yang tersebar di delapan wilayah desa/kelurahan. Sementara kasus sembuh sebanyak 14 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, mengatakan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan. Penambahan kasus sembuh dan kasus positif masih ditemukan setiap harinya. “Hari ini (Kamis-red), satu orang pasien meninggal dunia, kasus sembuh bertambah 14 orang dan kasus positif tercatat bertambah 11 orang,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Susun Materi Debat, KPU Denpasar Tunjuk Ini

Untuk tujuh desa/kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif, yakni Kelurahan Tonja, Denut dengan empat kasus positif baru dan Kelurahan Peguyangan (dua kasus). Sementara itu, lima desa/kelurahan mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing satu orang. Sedangkan 36 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.

Secara kumulatif perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar, yakni positif sebanyak 3.221 kasus, pasien sembuh mencapai 2.966 orang (92,08 persen), meninggal dunia sebanyak 75 orang (2,33 persen) dan yang masih dalam perawatan sebanyak 180 orang (5,59). (112)

Baca juga :  Ranperda Kesehatan Provinsi Bali Rampung, Ini Poinnya

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini