Sempat Hilang, Sadru Ditemukan Sudah Jadi Tulang Belulang

0
8
Picsart 10 29 07.48.23
TULANG BELULANG - I Nyoman Sadru, warga Banjar Kertiyasa, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar ditemukan sudah jadi tulang belulang di pinggiran Sungai Pakarisan, Desa Bona, Blahbatuh, Gianyar, Kamis (29/10/2020).

Gianyar, DenPost

Setelah dinyatakan hilang selama 7 bulan, akhirnya I Nyoman Sadru (88) warga Banjar Kertiyasa, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar akhirnya ditemukan  di pinggiran Sungai Pakarisan, Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Kamis (29/10/2020) sekitar pukul 13.00 Wita.

Namun sayang, Sadru ditemukan Darmada warga dari Desa Bona, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar sudah berbentuk tulang belulang.

Informasi yang berhasil dikumpulkan menyebutkan jasad tulang belulang awalnya diketahui saksi Darmada, warga Desa Bona, Blahbatuh, Gianyar. Saat itu, Darmada hendak mencari buah kelapa dipinggiran sungai dikejutkan dengan sesosok tulang belulang masih  mengenakan pakaian.

Baca juga :  Gara-gara Ini, Rencana Pembangunan Puspem Gianyar Ditunda

Melihat tulang tersebut, selanjutnya saksi Darmada langsung melaporkan kejadian  tersebut kepada warga masyarakat setempat. Oleh warga kemudian dilaporkan ke Mapolsek Blahbatuh. Menerima laporan anggota Polsek Blahbatuh,, Polres Gianyar langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

Kapolsek, AKP Yoga Widyatmoko turut datang ke lokasi untuk melakukan  evakuasi terhadap tulang belulang tersebut. Dalam melakukan evakuasi tulang itu, ditemukan tanda pengenal dari KIS dan KTP atas nama I  Nyoman Sadru. Di tanda pengenal yang dikeluarkan tahun 2012 yang tertempel tanah itu juga terdapat foto yang cukup jelas.

Baca juga :  Warga Sakit Pulang Umroh Dinyatakan Flu Biasa

Dimana kelahiran pria itu, 1 Juli 1932. Kemudian keluarga korban pun diberitahu dengan temuan jasad itu. Kemudian jasad berupa tulang belulang dikumpulkan jadi satu dan keluarga menggelar upacara penguburan. Sebelum ditemukan sudah menjadi tulang, korban sudah dicari oleh pihak keluarga dan desa sejak beberapa bulan lalu.

Kapolsek Blahbatuh, AKP Yoga Widyatmoko membenarkan penemuan tulang belulang tersebut. Dijelaskan tim medis dari Puskesmas 1 Blahbatuh telah melakukan pemeriksaan visum luar terhadap tengkorak dan tulang belulang yang disaksikan prajuru adat, dinas dan keluarga korban. “Pada tengkorak tidak ditemukan adanya pecah atau remuk, tengkorak dan tulang belulang yang ditemukan masih utuh dan tidak ada tanda kekerasan,” katanya.

Baca juga :  Cemburu, Tikam Pacar Hingga Tewas

Disinggung penyebab kematian korban?Kapolsek Blahbatuh menduga karena korban jatuh dan terpeleset ke pinggir sungai. Sebab, dari informasi pihak keluarga dikatakan korban mengidap sakit gangguan kejiwaan dan sering meninggalkan rumah. Selanjutnya pihak keluarga pun menggelar prosesi upacara orang meninggal sesuai dresta desa adat setempat. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini