Ternyata Pelajar, Pelaku Pembuang Bayi di Melaya

0
18
Picsart 10 29 07.49.31
BAYI - Bayi yang dibuang orang tuanya, yang keduanya merupakan pelajar di Melaya.

Negara, DenPost

Jajaran Polres Jembrana kurang dari 12 jam akhirnya berhasil mengamankan pelaku pembuang bayi di depan Panti Asuhan Giri Asih Melaya, Rabu (28/10/2020).

Saat ini, PR (17) dan RP (16) keduanya pelajar yang tega membuang buah hatinya tersebut, sedang menjalani pemeriksaan di Polres Jembrana. “Pelaku masih dimintai keterangan di PPA Polres,” kata Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Yogie Pramagita, Kamis (29/10/2020).

Baca juga :  Petani Jembrana Kembali Eksis di Masa Pandemi

Kedua pelaku dijerat pasal 305, 308 KUHP.
Pelaku telah meninggalkan anak untuk di temukan orang lain, melepaskan diri dari tanggungjawab dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan. “Pelaku, baik perempuan dan laki-laki menjadi tersangka,” jelasnya.

Dikatakan Yogie, bayi malang itu lahir di toilet di rumah si gadis (PR) sekitar pukul 02.00 Wita, Rabu (28/10/2020). PR melahirkan sendiri tanpa diketahui orang tuanya. Setelah lahir, PR menelepon pacarnya RP dan janjian di rumah PR untuk membuang bayi yang sudah dibungkus kain dan tas.

Baca juga :  Dukung Satgas Covid-19, Dewan Jembrana Sisihkan Anggaran Sekitar Rp3 M

Mereka sepakat menaruh bayi itu di depan panti tanpa berpikir lebih jauh akibat perbuatan mereka. Di jalan, sejatinya RP mengaku mau bertanggungjawab. Namun PR mengaku takut dengan orang tuanya, sehingga bayi tetap dibuang di panti.

Saat itu, RP menaruh bayinya di bale-bale sementara PR yang menunggu di jalan. Kemudian bayi itu ditinggalkan.
Pagi harinya sekitar pukul 06.00 Wita, bayi ditemukan oleh pihak panti dan akhirnya dilaporkan ke polisi. “Kami masih mengembangkan kasus ini. Sementara bayi masih dirawat di Puskesmas Melaya,” jelasnya. (120)

Baca juga :  Jelang New Normal, Bupati Artha Sidak Ini

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini