Kunjungan ke Bali Berkurang 99 Persen, PEN Padat Karya Diharapkan Ini

0
17
Picsart 10 30 06.18.45
TERUMBU KARANG - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, saat hadir dalam sosialisasi program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya di Pantai Pandawa.

Kutsel, DenPost

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui restorasi terumbu karang merupakan upaya pemerintah mengurangi dampak ekonomi, khususnya di Bali yang selama ini bergantung pada sektor pariwisata.

Hal itu, disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, didampingi Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Safri Burhanuddin, beserta jajaran dalam acara sosialisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya melalui restorasi terumbu karang atau Taman Terumbu Karang Indonesia (ICRG), di Pantai Pandawa, Jumat (30/10/2020).

Baca juga :  Takut Virus Corona, Bule Denmark Kemping di Pantai Kuta

“Program ini menyerap ribuan tenaga kerja dari berbagai level dan sekaligus menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperbaiki ekosistem laut melalui restorasi terumbu karang, sehingga upaya perbaikan ekonomi dan pemulihan ekosistem laut berjalan seiring,” kata Menteri Edhy.

Edhy mengatakan, Bali dipilih untuk program tersebut untuk mengurangi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Pihaknya menyebut kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali berkurang hingga 99 persen, sehingga Pulau Dewata merugi sekitar Rp9 triliun per bulan. Kondisi tersebut juga membuat lebih dari 100 ribu tenaga kerja sektor formal mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Baca juga :  Libur Panjang, Hunian Hotel di Nusa Dua Melonjak

Untuk itu, pemerintah pusat meluncurkan program PEN padat karya melalui restorasi terumbu karang yang dilakukan di lima lokasi di Bali, yakni Pantai Sanur, Pantai Nusa Dua, Pantai Pandawa, Pantai Serangan dan Buleleng yang meliputi areal seluas 50 hektar. “Luasnya ini memang hanya 50 hektar tapi kalau itu di laut luasnya akan jauh lebih besar. Program PEN ini merupakan kegiatan restorasi terumbu karang terluas dan terbesar yang pernah dilakukan Indonesia,” ujarnya.

Baca juga :  Dekat Bibir Pantai, Satpol PP Cek Pembangunan di Pantai Berawa

Sementara Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung, Camat Kuta Selatan, Perbekel Kutuh dan Bendesa Adat Kutuh yang turut hadir pada acara tersebut, menyambut baik pelaksanaan program PEN restorasi terumbu karang di wilayah kabupaten Badung oleh pemerintah pusat melalui kementerian terkait, sehingga potensi kelautan di Kabupaten Badung bisa dikelola secara baik dengan dukungan pemerintah pusat. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini