Terapkan Prokes Ketat, Pantai Pandawa Kerap Dipilih Jadi Lokasi Acara

0
8
Picsart 10 31 03.00.18
RAMAI - Pantai Pandawa yang konsisten menerapkan prokes mulai ramai dikunjungi di masa liburan ini.

PENERAPAN protokol kesehatan di objek wisata secara ketat memang menjadi harapan agar tidak munculnya klaster baru covid-19.
Karenanya sertifikasi penerapan tatanan kehidupan era baru untuk sektor ini terus dilakukan Dinas Pariwisata Provinsi Bali dan kabupaten sebagai cerminan kalau protokol kesehatan sudah dilaksanakan dengan baik dan benar di objek tersebut.

Salah satunya yang telah mendapat sertifikat ini adalah Objek Daya Tarik Wisata Pantai Pandawa, Desa Kutuh, Badung. Bahkan tempat ini menjadi lokasi pertanda dibukanya pariwisata domestik oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Selain itu Pantai Pandawa juga beberapa kali menjadi tempat pilihan penyelenggaraan kegiatan oleh pemerintah pusat. Termasuk jamuan makan malam oleh rombongan biro perjalanan dari berbagai daerah beberapa waktu lalu.
Seperti apakah penerapan prokes di DTW ini?

Jauh sebelum objek wisata dibuka kembali setelah ditutup karena pandemi covid-19, Desa Adat Kutuh yang mewilayahi kawasan ini bersama manajemen pengelola Pantai Pandawa sudah membuat rancangan dan uji coba seandainya kawasan ini dibuka. Termasuk model penerapan prokes di sana melalui bimbingan instansi terkait di Pemkab Badung dan Pemprov Bali.

Baca juga :  Cegah Covid-19, Bandara Ngurah Rai Tambah Alat Pengukuran Suhu Tubuh

Untuk mempertegas pelaksanaan prokes ini, pihak Desa Adat bahkan membentuk Panitia Penerapan New Normal Pantai Pandawa yang digawangi Wayan Duarta.
Setelah diujicobakan beberapa kali, akhirnya penerapan Prokes Tatanan Kehidupan Era Baru mulai diterapkan di Pantai Pandawa. Termasuk dibangunnya klinik kesehatan yang diresmikan oleh Gubernur Wayan Koster.

Pantauan di lokasi, penerapan protokol kesehatan masuk ke Pantai Pandawa memang dilakukan secara berjenjang. Pertama, ketika baru masuk ke jalan utama menuju Pantai Pandawa, pengunjung dan wisatawan akan langsung disapa oleh beberapa petugas yang mengenakan prokes secara lengkap. Selain menanyakan tujuan kunjungan, para petugas ini sudah menyiapkan alat ukur suhu, untuk mengecek suhu tubuh pengunjung yang hendak berwisata ke objek ini. Termasuk juga perlengkapan masker yang harus dikenakan pengunjung. Di tempat ini juga disiapkan tempat cuci tangan. Setelah itu barulah pengunjung dipersilakan melanjutkan perjalanan menuju loket tiket yang sudah disiapkan.

Baca juga :  Putri Wapres Minta Badung Genjot UMKM

Bagaimana jika ada pengunjung yang suhunya di atas normal saat dilakukan pengecekan, yang bersangkutan akan langsung diarahkan untuk beristirahat sesaat dan nantinya akan kembali dicek kembali.
Bagaimana kalau panasnya belum turun, Bendesa Adat Kutuh, Nyoman Mesir mengatakan, jika hal ini terjadi pengunjung akan disarankan untuk beristirahat atau ke dokter.
Mesir menegaskan, penerapan prokes secara ketat ini sebagai upaya pihaknya mendukung langkah pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19.

Selain pengecekan suhu di pintu masuk, sambung dia, pihaknya juga menyiapkan beberapa tempat cuci tangan di lokasi. Hal ini untuk memudahkan pengunjung agar bisa setiap saat mencuci tangan mereka.
Untuk jaga jarak, lanjutnya, hal itu diatur dengan mengaktifkan petugas pecalang untuk melakukan pemantauan di lapangan. Termasuk edukasi ke para pedagang agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan ini. Selain mengenakan masker, pedagang juga diwajibkan menyiapkan hand sanitizer.

Baca juga :  Bersih-bersih Bale Banjar, Sutapa Tewas Disapu Expander

Sejauh ini penerapan protokol kesehatan secara ketat ini berjalan secara konsisten. Karena inilah, Pantai Pandawa mendapat kepercayaan untuk menjadi tempat pelaksanaan kegiatan beberapa event. Seperti pembukaan destinasi wisata yang dihadiri gubernur dan juga kegiatan Kementerian Perikanan dan Kelautan yang juga digelar di sana. Bahkan selain Wamen, Menteri Perikanan dan Kelautan, Edhy Prabowo sudah beberapa kali bertandang ke kawasan ini. Termasuk kehadirannya, Jumat (30/10/2020) terkait program taman laut budidaya kerang yang dilakukan di pantai ini. (sug)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini