Pelanggar Prokes di Badung Jalani Rapid Test

0
5
Picsart 10 31 04.26.57
SIDAK PROKES - Tim sidak prokes di Badung saat melakukan razia di beberapa wilayah Kuta dan sekitarnya.

Kuta, DenPost

Mengantisipasi munculnya klaster baru pada masa libur panjang ini, jajaran Tim Razia Protokol Kesehatan di Badung gencar melakukan pengawasan di lapangan. Hingga Jumat (30/10/2020) malam, para pelanggar prokes yang terjaring langsung menjalani rapid test. Selain itu, sanksi denda juga tetap berlaku bagi mereka yang tidak menggunakan masker.

“Yang sudah dirapid tes ada 40 orang, syukur semua non-reaktif. Sedangkan yang didenda ada 7 orang, yang dibina ada 37 orang, pengusaha yang kami tegur ada 3 pelaku usaha,” papar Kasatpol PP Badung, IGAK Suryanegara, Sabtu (31/10/2020).

Baca juga :  Dewan Dorong Pemerintah Badung Kuliahkan Siswa Berprestasi Hingga S3

Suryanegara mengakui masih saja ada pelaku usaha yang melanggar terutama masalah kerumunan, jaga jarak dan membiarkan pelanggan berdesak desakan. “Contohnya terjadi semalam di salah satu restoran di Kuta,” katanya.

Kalau persyaratan sarana prokes, lanjutnya, rata-rata sudah tersedia. Tapi masih ada pengelola yang masih membiarkan begitu saja pengunjung yang tidak menerapkan prokes.
“Semestinya pengelola juga punya andil mengingatkan pengunjungnya, supaya tetap menjalankan prokes,” tegasnya.

Baca juga :  Dari Serangan ke Pantai Nusa Dua, Bangkai Paus Kian Membusuk

Dikatakan pula, pihak pemgelola rata-rata sering mengimbau tapi tidak berani sampai penegasan. “Alasannya takut kehilangan pelanggan, tak punya tenaga pengaman dan alasan tamu masih makan/minum,” bebernya.

Untuk kawasan yang ditemukan banyak pelanggaran, Suryanegara mengatakan masih di Kecamatan Kuta Utara dan seputaran Seminyak. “Harapan saya marilah semua pihak, perorangan atau pelaku usaha, bekerjasama mengingat pendemi belum berakhir. Semua agar menaati prokes. Hal sederhana saja 3 M tersebut, tidak perlu harus selalu diingatkan, disidak sampai dengan pengenaan denda atau hukuman administrasi lainnya, saat ini trend yang sembuh meningkat, yang melanggar menurun, yang terkonfirmasi sakit juga menurun, mari kita bersama menjalankan prokes,” ajaknya. (113)

Baca juga :  Guru Yoga Asal Rusia Panen Ganja Setiap Tiga Bulan

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini