Diskop UMKM Dorong Koperasi ”Go Digitalisasi”

0
8
Picsart 11 02 05.52.17
TANDA PESERTA – Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma, saat memasang tanda peserta sekaligus membuka diklat penggunaan iformasi teknologi (IT) di Gedung Madu Sedana Sanur, Senin (2/11/2020).

Sanur, DENPOST.id

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Kota Denpasar mendorong koperasi go digital. Di era informasi teknologi (IT), koperasi dituntut memberi pelayanan cepat dan akurat.
Hal ini disampaikan Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena, di sela-sela pembukaan pendidikan dan pelatihan (Dikat) pengunaan informasi teknologi yang diikuti 35 pengurus koperasi se-Kota Denpasar, di Gedung Madu Sedana Sanur, Senin (2/11/2020).

Erwin Suryadharma mengatakan diklat yang dilaksanakan ini guna memberikan pemahaman kepada pengurus koperasi pentingnya penggunaan IT. Terlebih saat menghadapi tantangan era baru saat ini. Perubahan yang terjadi harus mampu diikuti koperasi yang sebelumnya memakai pola konvensional. Saat ini, mau tidak mau harus berubah dan mengikuti sistem baru guna memberikan pelayanan cepat, aman dan tranparansi bagi anggota.

Baca juga :  Peduli Lansia, Ketua K3S Selly Mantra Serahkan Ini

Selain itu, meningkatkan daya saing di era digitalisasi ini. ”Kami dorong koperasi memakai digitalisasi agar tidak ketinggalan jaman. Karena anggota membutuhkan pelayanan yang cepat, transparan dan akuntabel,’’ ujar Erwin Suryadarma.

Lebih lanjut Erwin Suryadarma mengungkapkan, di saat pandemi virus corona melanda Kota Denpasar terus memberi dorongan kepada koperasi agar beralih ke teknologi digital. Penggunaan teknologi digital ini untuk meminimalisir pertemuan dan menjaga jarak antaranggota koperasi. ”Pemakaian digitalisasi menjadi agenda kami mengarahkan koperasi penggunaan IT dalam mengeloa usaha. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menambah kepercayaan masyarakat terhadap koperasi,” ujarnya.

Baca juga :  Pedagang di Pasar Wangaya Kerauhan, Pengunjung Terkejut

Ketua Panitia Diklat IT sekaligus Kepala Bidang Pengawasan Diskop dan UMKM Kota Denpasar, IGA Yoni menyatakan diklat IT ini dilakukan melihat dampak ekonomi sangat dirasakan semua pelaku usaha di masa pandemi Covid-19, yang telah mengubah pola layanan kepada masyarakat. Terutama pemasaran dan belanja secara daring, transaksi non tunai digital, promosi online dan menuntut layanan lebih cepat, mudah dan murah. (103)

Baca juga :  Lagi, 1 Pasien Covid-19 di Denpasar Meninggal

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini