Mohon Bantuan Banpres, Ratusan Masyarakat Datangi Kantor Ini

0
16
Picsart 11 03 06.22.10
MOHON BANTUAN – Masyarakat mendatangi Kantor Diskop dan UMKM Kota Denpasar, untuk mengajukan permohonan Bantuan Presiden (Banpres) produktif UMKM, Selasa (3/11/2020).

Denpasar, DENPOST.id

Ratusan masyarakat yang bergerak di bidang Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendatangi Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Selasa (3/11/2020), guna mengajukan permohonan Bantuan Presiden (Banpres) produktif UMKM.

”Presiden ingin memberikan bantuan UMKM yang kena dampak pandemi Covid-19 sebesar Rp2.400.00 dipakai modal usaha agar pelaku UMKM bisa produktif,’’ kata Kadis Koperasi dan UMKM Kota Denpasar, Made Erwin Suryadarma Sena.

Erwin Suryadarma mengaku, pendaftaraan pengajuan permohonan bantuan dibatasi 150 orang setiap hari. Kenyataan yang ada, pelaku UMKM datang ke kantor melebih dari nomor antrean yang disediakan. Sejak dibuka pada, Oktober 2020, sudah banyak mengajukan permohonan Banpres produktif UMKM. Bahkan, tahap I sudah ditutup dan yang mengajukan permohonan sebanyak 7.800 pelaku UMKM. Semua permohonan Banpres tahap I sudah dikirim ke pusat melalui Dinas Koperasi UMKM Provinsi Bali.

Baca juga :  Pantai Sindu Masih Sepi Pengunjung

Pengajuan permohonan Banpres tahap I yang memenuhi syarat uangnya ditransfer langsung ke rekening masing-masing pelaku UMKM melalui Bank BRI. Namun, siapa UMKM yang sudah dapat bantuan tersebut, pihaknya belum memiliki data sampai saat ini. ’’Pelaku UMKM yang berhak mendapat bantuan adalah bukan PNS dan bukan anggota TNI. Tidak boleh memiliki tabungan lebih dari Rp 2 juta,’’ ujarnya.

Lebih lanjut Erwin Suryadarma mengungkapkan, pengajuan Banpres UMKM produktif tahap II dibuka kembali. Ratusan pelakukan UMKM mendatangi Kantor Diskop dan UMKM untuk mendapatkan nomor antrean. Pendaftaran akan ditutup pada, 23 November 2020. ”Kami sudah siapkan nomor antrean 1 sampai 150 setiap hari. Kenyataan yang ada melebihi yang datang dari kuota pendaftaran yang disiapkan. Intinya pendaftaran pukul 14.00 Wiya sudah ditutup dan selanjutnya permohonan yang masuk akan diverifikasi atau direkap,’’ ucapnya.

Baca juga :  Babi Mati Tembus 7 Daerah, Bali Minta 2.000 Disinfektan ke Pusat

Dia berharap, masyarakat jangan terburu-buru mengajukan permohonan Banpres dan tidak bisa melayani lebih dari 150 orang karena alat dan Sumber Daya Manusia (SDM) sangat terbatas. Apalagi waktu pengajuan permohonan bantuan masih panjang, sehingga masyarakat jangan berdesak-desakan agar tidak tetular virus corona. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini