Jembrana Maksimalkan Puskemas Jadi Isolasi Covid-19

0
17
Picsart 11 03 07.43.20
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Gusti Agung Putu Arisantha.

Negara, DENPOST.id

Klaster keluarga dalam kasus Covid-19 cukup banyak terjadi dan sudah ada beberapa keluarga yang terkonfirmasi positif virus corona. Hal ini lebih sering terjadi akibat perjalanan ke wilayah zona merah ataupun bekerja di luar Jembrana.

Selain meningkatkan pemeriksaan dan pengawasan di pintu masuk Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana juga tidak lagi mengizinkan isolasi mandiri.
Sejak sebulan belakangan ini, puskesmas dimaksimalkan menjadi tempat isolasi.

Baca juga :  Saat Coklit, PPDP Wajib Gunakan APD

“Hal ini untuk mencegah makin banyaknya klaster keluarga,” kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Gusti Agung Putu Arisantha, Selasa (3/11/2020).

Puskesmas di Jembrana dipakai untuk menampung warga terkonfirmasi Cvovid-19 tanpa gejala. Puskesmas rawat inap yang tersebar di setiap kecamatan ini, kini selama dijadikan tempat isolasi mandiri tidak melayani pasien rawat inap. Otomatis pasien yang harus menjalani rawat inap dirujuk ke rumah sakit.

Baca juga :  Minim Minat Warga Urus KIA

Sejak difungsikan sudah banyak pasien tanpa gejala yang dirawat. “Kini pasien yang masih dirawat di Puskesmas Pekutatan tiga orang dan di Puskesmas II Negara satu orang. Perawatan di Puskesmas juga agar fokus pelayanan dan penanganannya,” jelas Arisantha. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini