AWK Akan Dilaporkan ke Dewan Kehormatan DPD RI

0
8
Picsart 11 03 07.44.24
AWK DITURUNKAN - Aksi damai berlangsung di depan Kantor DPD RI Dapil Bali, yang mendesak agar AWK diturunkan dari jabatannya sebagai anggota DPD RI.

Denpasar, DENPOST.id

Sebanyak 44 elemen masyarakat menggelar aksi damai di depan Kantor DPD RI, Selasa (3/11/2020). Mereka unjuk rasa untuk menurunkan Anggota DPD RI Dapil Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna yang lebih dikenal AWK, karena dinilai telah penistaan keyakinan umat Hindu di Bali. Selain didemo, AWK juga dilaporkan ke Polda Bali atas tuntutan yang sama.

Koordinator aksi, Jero Mangku Wisna, yang juga Ketua Forum Komunikasi Taksu Bali, menyebutkan pelaporan dilakukan oleh tim advokasi yang diberi nama Advokasi “Bali Metangi”. “Pelaporan akan berlanjut ke depan. Tim Advokasi Bali Metangi juga akan melaporkan AWK ke Badan Kehormatan DPD RI di Jakarta,” ujar Wisna, di depan ratusan massa.

Baca juga :  Diduga Jadi Korban Tabrak Lari, Pejalan Kaki Tewas

Pada akhir aksi, Jero Mangku Wisna mengatakan pihaknya menyatakan sejumlah sikap. Antara lain, mengutuk wacana AWK tentang seks bebas asal dengan menggunakam kondom. Mengutuk pernyataan yang menghina dan melecehkan simbul agama Hindu, dan beberapa simbol agama Hindu, serta menyatakan mosi tidak percaya kepada AWK.

Selain itu, dia mendukung kepolisian untuk menindak tegas penegakan hukum dalam kasus AWK dan tidak tebang pilih. Respon serupa juga dilontarkan perwakilan warga Kecamatan Nusa Penida, Kadek Gabus. Dia menyebutkan warga menolak kehadiran AWK ke Nusa Penida dalam kapasitas apapun. Dia menyebut itu telah menjadi kesepakatan warga.

Baca juga :  DSB Umumkan Sepuluh Karya Terbaik Lomba Cipta Puisi Guru

“Soal penyataan dia yang menyebut itu (penolakan) hanya segelintir orang (Nusa Penida-red), apakah itu namanya sikap seorang DPD RI? Harusnya jangan seperti itu. Kami masyarakat Nusa Penida benar-benar muak, marah dan rasanya membikin dia caru atau pakelem,” ketusnya yang saat itu hadir bersama Pecalang Pura Dalem Ped, Nusa Penida.

Setelah melakukan orasi di depan Kantor DPD RI Dapil Bali, massa kemudian mendatangi Kantor Majelis Desa Adat Provinsi Bali yang jaraknya berdekatan. Mereka tidak masuk ke dalam kantor untuk menemui AWK. Menurut informasi di lapangan, AWK tidak berada di dalam. Hingga sesi akhir, aksi tetap berjalan tertib dan damai. (106)

Baca juga :  Covid-19 di Kota Denpasar, 17 Pasien Sembuh dan Positif 20 Orang

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini