Awal November, Badung Catat 173 Pelanggar Prokes

0
6
Picsart 11 04 06.07.48
SIDAK PROKES - Tim Yustisi Kabupaten Badung, saat melaksanakan sidak prokes.

Mangupura, DENPOST.id

Pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) di Kabupaten Badung masih terjadi. Pada awal November ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung mencatat 173 pelanggaran.

Kasatpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara, saat dikonfirmasi Rabu (4/11/2020), menegaskan penerapan disiplin prokes di Gumi Keris tidak tebang pilih. “Dari 1 sampai 3 November 2020 ini, sejumlah 173 pelanggar terdiri dari masyarakat lokal dan asing. Artinya, kami tdak pilih kasih memberikan sanksi terhadap pelanggar,” kata Suryanegara.

Baca juga :  Pemuda Asal Unggasan Ditangkap Karena Ini

Menurut Suryanegara, dari ratusan orang yang terjaring razia prokes, enam orang di antaranya dikenakan sanksi denda adminitratif sebesar Rp100 ribu. Sedangkan sosanya hanya dikenakan sanksi pembinaan dengan pemberian hukuman kerja sosial, push up dan penundaan layanan administrasi.
“Enam pelanggaran yang terjaring merupakan orang asing (WNA) yang tidak mematuhi aturan prokes, yaitu tidak memakai masker,” ujarnya.

Kendati demikian, birokrat asal Denpasar ini mengklaim pelanggaran prokes di Kabupaten Badung semakin menurun seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat. Terkait prokes di tempat usaha, lanjut Suryanegara, pengusaha telah menyediakan alat prokes. Seperti tempat cuci tangan, namun beberapa tidak ditempatkan di pintu kedatangan. “Alasannya agar tidak hilang atau dicuri orang,” ucapnya.

Baca juga :  Belasan Warga Jimbaran Dipolisikan, Diduga Karena Ini

Terkait sanksi bagi pelanggar prokes, pihaknya memberikan sanksi sosial. Ini sebagai upaya pengawasan terhadap Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 52 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini