Diduga Curi Mangga Milik Pedagang, Pasutri Dibekuk

0
12
Curi Mangga Milik Pedagang, Pasutri Dibekuk
CURI MANGGA - Pasutri yang diduga mencuri mangga saat diinterogasi di Polsek Susut, Bangli.

Bangli, DenPost

Pasangan suami istri (pasutri) I Ketut Budiarcana (48) dan Ni Wayan Misi (41), harus berurusan dengan hukum. Pasalnya, pasustri asal Banjar Blancan, Desa Blancan, Kintamani, Bangli ini diduga mencuri buah mangga milik pedagang di Pasar Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli.

Aksi itu rupanya sudah dilakukan beberapa kali. Tak tanggung-tanggung, dalam aksi yang ketiga ini mereka mengambil 8 keranjang mangga milik pedagang dengan mobil pikap. Buah hasil curian itu dijual kembali di sejumlah tempat, salah satunya di Pasar Gianyar.

Sayangnya petualangan pasutri ini tak berlangsung lama. Perbuatannya keburu terendus Tim Opsnal Polsek Susut. Budiarcana dan Misi dibekuk di Jalan Raya Batur Selatan, Kintamani, Rabu (4/11/2020) sekitar pukul 01.30, dini hari. Mereka diamankan bersama barang bukti mobil pikap Mitsubhisi Colt T125 DK 9949 PE, satu buah terpal warna coklat, seutas tali plastik warna biru dan 8 keranjang yang berisi buah mangga.

Baca juga :  Lagi, 16 Pelanggar Prokes di Penelokan Ditindak

 

Kapolsek  Susut, AKP I Made Gede Widia Adnyana, menerangkan, pengungkapan kasus pencurian buah ini berawal dari laporan salah seorang pedagang buah di Pasar Kayuambua atas nama Ngakan Made Cenik (42). Korban mengaku kehilangan 8 keranjang buah mangga pada Selasa (3/11/2020) sekira Pukul 23.30 di Pasar Kayuambua. Ketika itu, korban melihat sebuah mobil pikap warna putih yang sedang parkir menghadap ke arah selatan dalam keadaan mesin mobil masih hidup. Dia juga melihat dua orang sedang menaikkan barang ke atas mobil pikap tersebut, setelahnya mereka langsung pergi.

Baca juga :  RSJ Buka Konsultasi Hotline bagi Masyarakat yang Depresi Pascacorona

“Begitu pergi barulah korban curiga karena melihat terpal penutup keranjang tempat menaruh mangganya terbuka,” sebut Widia Adnyana, Kamis (5/11/2020). Selanjutnya korban mengecek dan mendapati 8 (delapan) keranjang yang berisikan mangga senilai Rp 3.100.000 telah hilang.

Sementara dari keterangan pasutri itu, mereka mengakui keranjang yang berisi mangga tersebut diambilnya di kompleks  sebelah barat atau depan sebuah toko di Pasar Kayuambua. Kedua tersangka juga mengaku jika sebelumnya juga beraksi yang sama sebanyak dua kali. “Mereka juga mengakui sekitar tiga bulan yang lalu juga pernah mengambil mangga di bagian timur Pasar Kayuambua sebanyak 2 kali, namun tidak di ketahui siapa pemiliknya,” sebutnya. (128)

Baca juga :  Sempat Ngungsi, Warga Songan Kembali ke Rumah

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini