Sempat Masuk DPO, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap

0
6
Sempat Masuk DPO, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap
EKSEKUSI - Terpidana kasus korupsi pengadaan lahan Dermaga Gunaksa, I Gusti Ayu Ardani, ditangkap jajaran intelijen Kejati Bali bersama Kejari Klungkung dan petugas Adhyaksa Monitoring Center (AMC), di rumah tinggalnya di Perumahan Citraland, Jalan Cargo Permai, Denpasar, Kamis (5/11/2020).

Semarapura, DENPOST.id

Kasus korupsi pengadaan lahan Dermaga Gunaksa di eks galian C, Klungkung kembali mencuat. Hal ini menyusul ditangkapnya salah seorang terpidana, I Gusti Ayu Ardani oleh jajaran intelijen Kejati Bali bersama Kejari Klungkung dan petugas Adhyaksa Monitoring Center  (AMC), di rumah tinggalnya di Perumahan Citraland, Jalan Cargo Permai, Denpasar, Kamis (5/11/2020).

Gusti Ayu Ardani dalam kasus ini berperan sebagai makelar tanah. Dia juga sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Klungkung. Kasi Intel Kejari Klungkung, Gusti Ngurah Anom Sukawinata, mengatakan, eksekusi terhadap Gusti Ayu Ardani dilakukan setelah putusan kasasi Makamah Agung Nomor : 1831K/Pid.Sus/2016 turun tanggal 6 Juni 2017. Yang mana dalam amar mengabulkan permohonan Kasasi dari Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Klungkung dan menyatakan terdakwa I Gusti Ayu Ardani terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Baca juga :  Soal Pembangunan PKB, Suwirta Minta Warga Dukung Gubernur

Dalam putusan MA tersebut juga disebutkan Gusti Ayu Ardani dihukum penjara selama 5 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp 500.000.000 subsider 6 bulan kurungan. Putusan ini juga lebih berat dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya hanya menuntutnya 1,6 bulan penjara dengan uang pengganti Rp 1,1 miliar.

Namun setelah putusan MA itu turun, terpidana hingga tahun 2020 justru mangkir dari pemanggilan dengan alasan sakit . Padahal MA juga menolak permohonan peninjauan kembali (PK) dari terpidana yang diajukan tanggal 6 Juni 2017 dan telah ada putusan peninjauan kembali Nomor : 135PK/Pid.Sus/2018 pada tanggal 24 September 2018.

Baca juga :  Lagi, Empat Warga Klungkung Mengarah Positif 

“Karena terus mangkir dari pemanggilan, maka terpidana dijadikan DPO dan Kamis tadi baru berhasil kita eksekusi di rumahnya di Denpasar,” kata Gusti Ngurah Anom.

Setelah dieksekusi, Gusti Ayu Ardani langsung dibawa ke Rutan Klungkung. “Pelaksanaan eksekusi  berlangsung aman dan lancar. Terpidana juga dalam kondisi sehat dan telah dilakukan rapid test dengan hasil non-reaktif,” pungkasnya. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini