Terkait Pembangunan Pelabuhan Sampalan, Ini Kata Bupati Suwirta

0
6
Terkait Pembangunan Pelabuhan Sampalan, Ini Kata Bupati Suwirta
Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta ketika memantau pembangunan pelabuhan Sampalan di Desa Batununggul, Nusa Penida, Jumat (6/11)

Semarapura, DenPost

Pembangunan pelabuhan Sampalan di Desa Batununggul, Nusa Penida terus mendapat perhatian Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Jumat (6/11), bupati asal Ceningan ini kembali turun memantau pelaksanaan proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 86,7 Miliar tersebut. Bahkan dari hasil pemantauan yang dilakukan, proyek pelabuhan Sampalan tersebut diketahui telah berjalan 33 persen.

“Sejauh ini laporan yang saya terima tidak ada kendala dalam proses pengerjaannya,” ujar Bupati Suwirta disela-sela pemantauan proyek pelabuhan Sampalan.

Menurutnya, saat ini pembangunan pelabuhan Sampalan memasuki tahap pertama. Yakni membangun breakwater dan kolamnya. Diapun berharap pembangunan pelabuhan Sampalan berjalan lancar. Walaupun sebelumnya ada pergeseran warung di lokasi pembangunan pelabuhan.

Baca juga :  Lima Pengedar Pil “Y” di Klungkung Ditangkap

“Kalau kondisi alam bersahabat. Tidak ada  pergeseran yang terjadi terhadap beton-beton breakwater. Beda dengan kondisi di pelabuhan Gunaksa yang betonnya bisa sampai bergeser ke Kusamba,” ungkapnya.

Bupati Suwirta juga mengaku akan berkoordinasi terus dengan Gubernur Bali sehingga pembangunan pelabuhan Sampalan dapat terwujud sesuai target pada tahun 2021. Apalagi pembangunan pelabuhan Sampalan menggunakan sistem multiyears.

“Pelabuhan Sampalan ditarget sudah beroperasi tahun 2021. Pembangunannya juga satu paket dengan pelabuhan Bias Munjul dan tahun ini sudah berproses,” kata Suwirta

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi sempat melakukan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan pelabuhan penyebarangan Sampalan dan Bias Munjul di Nusa Ceningan, Nusa Penida, Senin (3/8). Bahkan disela-sela kunjungan, Menhub, Budi Karya menugaskan Ditjen untuk segera menuntaskan pelabuhan tersebut sebelum bulan Juni 2021.

Baca juga :  Sepekan Lebih Nihil Kasus, Klungkung Tambah Satu Pasien Positif Covid-19

Selain itu Menhub, Budi Karya Sumadi juga berjanji akan memberikan kapal setelah pembangunan pelabuhan selesai tahun 2021 sehingga akses penyeberangan dari dan ke Nusa Penida berjalan aman dan nyaman.

Apalagi Presiden juga berpesan agar memberikan perhatian khusus bagi Bali karena Bali akan menjadi luar biasa bagi Indonesia.Terlebih Bali juga akan dijadikan super hub turis, tidak hanya di Indonesia, tapi juga di Australia dan Asia Tenggara.

Baca juga :  Calya Terbalik di Kebun Jagung Gara-gara Ini

Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat, Imran Rasyid mengatakan kalau pembangunan pelabuhan Sampalan dan Bias Munjul merupakan salah satu rencana strategis Kementrian Perhubungan. Total anggaran yang dibutuhkan untuk membangun  kedua pelabuhan tersebut mencapai  Rp196,3 miliar dari APBN. Yakni Rp86,7 Miliar untuk pelabuhan Sampalan dan Rp109,6 Miliar untuk pelabuhan Bias Munjul.

Pembangunannya dilaksanakan dua tahun anggaran yakni tahun 2020 dan 2021 menggunakan sistem multiyears. Pembangunannya juga nanti terbagi menjadi beberapa zona menyerupai konsep pelayanan yang telah dilaksanakan di badar udara dan stasiun kereta api di Indonesia yakni ada zona untuk penumpang, kendaraan dan fasilitas. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini