Serap Buah Lokal, Buleleng Jalin Kerja Sama Dengan Kabupaten Badung

0
5
Picsart 11 08 08.38.52
BUKA LOKASABHA - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat membuka Lokasabha VIII Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Buleleng.

Singaraja, DENPOST.id

Guna menyerap hasil buah lokal, Pemerintah Kabupaten Buleleng menggandeng Kabupaten Badung. Kerja sama antardaerah dijalin untuk menyerap lebih banyak lagi buah lokal produksi Buleleng.

“Kerja sama kami dengan Badung untuk bisa menyerap buah lokal dari Buleleng, sehingga bisa lebih mensejahterakan petani,” ujar Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana saat memberikan sambutan pada pembukaan Lokasabha VIII Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Buleleng, di Sekretariat MGPSSR Buleleng, Dusun Sambangan Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Minggu (8/11/2020).

Agus Suradnyana menjelaskan ide penyerapan buah lokal ini sudah disampaikan sebelumnya kepada Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta. Dengan kerja sama yang dilakukan, diharapkan hotel-hotel yang ada di Badung bisa menyerap buah lokal dengan maksimal. Bisa digunakan sebagai welcome fruit (hidangan buah selamat datang) oleh hotel tersebut. “Saya juga meminta kepada Bupati Badung untuk membuat regulasi yang lebih mengikat seperti Peraturan Daerah (Perda) agar hotel-hotel mau menyerap buah lokal, khususnya Buleleng,” jelasnya.

Baca juga :  Pacaruan di Desa Adat Buleleng, Prajuru Jaga Jarak

Saat ini, yang paling penting dalam industri pertanian adalah supply (pasokan) dan demand (permintaan). Dua hal ini yang harus dijaga bersama. Jika permintaan sudah benar-benar terjaga, pemerintah dan juga petani tinggal mengatur pasokan yang ada. Lalu, penyediaan buah dimulai dari pembibitan dan pemeliharaan juga dijaga. “Teknologi pertanian organik memang penting. Namun, lebih penting lagi ketika hasil pertanian tersebut ada yang menyerap,” ucap Agus Suradnyana.

Baca juga :  Tiga Polisi di Buleleng Positif Covid-19

Disinggung mengenai keinginan Agus Suradnyana tersebut, I Nyoman Giri Prasta yang juga hadir pada Lokasabha VIII MGPSSR Buleleng ini sebagai Ketua MGPSSR Bali, menyebutkan hal ini memang merupakan kerja sama antardaerah. Kabupaten Badung melihat seluruh kabupaten/kota di Bali harus bersinergi. Dalam masa pandemi Covid-19, akan timbul prinsip baru menggunakan dan mengkonsumsi produk lokal. “Kalau memang produk tersebut, seperti buah dan sayuran yang bisa diproduksi di Bali, kenapa tidak hotel kita memakai produk tersebut. Maksudnya menjadi tuan di rumah sendiri,” sebut Giri Prasta.

Baca juga :  Pemkab Buleleng Terima Penghargaan WTP dari Kemenkeu

Senada dengan Agus Suradnyana, dirinya menambahkan sebenarnya kerja sama ini sudah berjalan. Tinggal menyusun regulasi berkenaan dengan perda yang akan disesuaikan dengan Peraturan Gubernur Bali. Ini dikarenakan kerja sama antardaerah dengan Buleleng dan kabupaten lainnya adalah sebuah warisan dari para pendahulu-pendahulu yang ada di Bali. “Kerja sama akan terus dilakukan dengan semua kabupaten/kota di Bali. Tidak hanya dalam bidang pertanian semata,” ucap Giri Prasta. (118)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini