Satpol PP Minta Relawan Paslon Ikut Turunkan APK

0
3
Satpol PP Minta Relawan Turunkan APK  Paslon
DIBONGKAR - Satpol PP Kota Denpasar bersama KPU, Bawaslu dan polisi menurunkan alat peraga kampanye (APK) paslon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, di Jl. Imam Bonjol, Selasa (9/11/2020).

Pemecutan Kelod, DENPOST.id

Satpol PP Kota Denpasar meminta relawan kedua pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Denpasar ikut menurunkan alat peraga kampanye (APK) yang masih bertebaran di tempat yang tidak sesuai dengan kesepakatan. Kabid Perlindungan Masyarakat (Linmas), I Made Sukarata, Senin (9/11/2020) mengatakan, pada Jumat (6/11/2020) lalu pihaknya sempat turun menertibkan APK. Namun dilarang relawan salah satu paslon, sehingga penertiban APK dibatalkan  agar tidak terjadi gesekan di lapangan.

Penurunan APK kemudian dilanjutkan hari ini dengan menyasar sepanjang Jl. Imam Bonjol dan Jl. Soputan. Satpol PP dalam penertiban ini juga didampingi KPU dan Bawaslu. ”Kami hanya membantu KPU dan Bawaslu menurunkan baliho paslon. Kami tidak berhak membongkar baliho ini dan yang memiliki kewenangan menurunkan baliho paslon adalah KPU dan Bawaslu,’’ kata Sukarata.

Baca juga :  Hortikultura, Inovasi Peternak Lele Saat Pandemi

Dia menyatakan, sesuai kesepakatan KPU, Bawaslu dan paslon, baliho atau APK yang dipasang di luar yang dipasang KPU, menjadi kewajiban Satpol PP bersama KPU dan Bawaslu menertibkan. Sebelum turun ke lapangan, Sukarata mengaku sudah melakukan koordinasi dan pendekatan dengan relawan kedua paslon agar ikut menurunkan APK paslon yang diusungnya. “Kami harap relawan kedua paslon ikut menurunkan baliho yang dipasang, karena Satpol PP anggotanya sangat terbatas sehingga tidak bisa menurunkan semua APK yang dipasang di ruas jalan yang tersebar di empat kecamatan. Lebih elegan jika kesepakatan bersama dipatuhi,’’ ujarnya.

Baca juga :  Dituding Lakukan Penipuan, Ini Tanggapan PT SGB

Pembongkaran APK paslon, lanjut Sukarata, dijadwalkan sampai Selasa (10/11/2020) besok. (103)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini