Lihadnyana Minta Dispar Badung Siapkan Stiker Sertifikasi Hotel Ini

0
16
Picsart 11 09 05.32.01
RAPAT PARIPURNA - Pjs Bupati Badung, I Ketut Lihadnyana, saat mengikuti rapat paripurna pembahasan Ranperda APBD tahun 2021 Kabupaten Badung, Senin (9/11/2020).

Mangupura, DENPOST.id

Beredar informasi rencana pembukaan penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai pada, 1 Desember 2020. Terkait hal ini; Pemerintah Kabupaten Badung menyatakan belum mengetahui informasi tersebut. Namun jika benar hal itu terjadi, maka Badung menyatakan siap menerima kedatangan warga negara asing yang sebagian tentunya diharapkan wisatawan mancanegara.

Pjs Bupati Badung, I Ketut Lihadnyana mengaku dirinya belum mendengar informasi soal rencana pembukaan penerbangan internasional di Bandara Ngurah Rai. “Saya belum mendengar itu. Tapi tergantung dari kita sendiri sebenarnya. Makanya Pemerintah Kabupaten badung bersama masyarakat dengan DPRD bagaimana penanganan Covid-19 ini, khususnya dalama hal penerapan protokol kesehatan, bisa memberikan kontribusi, ada sebuah kepercayaan pasar dan kepercayaan masyarakat, itu dulu,” ungka Lihadnyana, ditemui usai menghadiri rapat DPRD Badung, Senin (9/11/2020).

Baca juga :  Badung Antisipasi Ledakan Perselisihan Hubungan Industrial

Pihaknya selaku Pemerintah Kabupaten Badung bersama masyarakat dan pihak terkait, sudah berupaya melakukan penanganan Covid-19. Diklaim jumlah kasus baru sudah mulai menurun. “Saat ini kami bersama masyarakat beserta tim terpadu dibantu TNI dan Polri sekarang ini angka yang terkonfirmasi positif astungkara sudah mulai menurun,” terangnya.

Lebih lanjut pria asal Buleleng ini pun menegaskan pihak bekerja dengan target. Harapannya, Badung kembali ke zona hijau Covid-19. “Setiap bekerja, kami punya target. Target kami kalau sekarang oranye, setelah itu kuning, bisa nggak Desember ini hijau? Kita tidak hanya berbicara hijau saja. Tapi bagaimana upaya yang konkret dan ini tidak bisa ditumpukan kepada gugus tugas dan kepada pemerintah, tapi kesadaran sosial semuanya kalau kita ingin cepat-cepat kembali ke situasi yang normal seperti dulu,” paparnya.

Baca juga :  Penebas Ibu dan Anak Terancam Menua di Penjara

Jika informasi tersebut benar-benar dijalankan, apa Badung sudah siap? “Buka apa tidaknya (penerbangan internasional-red) itu adalah kebijakan nasional, kebijakan pusat. Tapi Badung apa sih yang tidak siap? Pasti siaplah. Makanya sekarang ini dengan stimulus pariwisata untuk usaha hotel dan restoran,” katanya.

Setelah itu, kata dia ada program kegiatan. Paling tidak kata dia ada unsur-unsur dalam pemenuhan prokes oleh hotel dan restoran tersebut. “Ada nggak dari Dinas Pariwisata misalnya, dia akan membuat apakah hotel itu sudah bisa diberikan stiker sertifikasi bahwa ini sudah menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya.

Baca juga :  Putusan PK Ontslag, Notaris Neli Dieksekusi Kejaksaan

Jika hal itu bisa dilaksanakan, Lihadnyana meyakini masyarakat akan lebih merasa aman dalam berkunjung. Pada akhirnya adalah dunia pariwisata kembali pulih. Tentunya diiringi perekonomian. “Kalau sudah begitu otomatis ada kepercayaan masyarakat ke sana. Ini yang harapkan, terus kita genjot, ini yang utama. Kalau ini sudah bisa kita tangani, otomatis kepercayaan pasar, kepercayaan masyarakat dan pariwisata yang ada di Bali, khususnya Badung itu akan pulih kembali. Kalau pariwisata pulih, ekonomi menggeliat kan ke sana larinya,” tandasnya. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini