Masa Kampanye, Bawaslu Masih Temukan Pelanggaran Prokes

0
5
Picsart 11 09 06.46.10
Ketua Bawaslu Kabupaten Jembrana, Pande Made Ady Muliyawan.

Negara, DENPOST.id

Protokol kesehatan (Prokes) menjadi salah satu hal utama dan penting yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Hal ini guna memutus mata rantai pengebaran virus corona dan menghindari adanya klaster pilkada.

Dalam masa pelaksanaan kampanye pilkada, Bawaslu Kabupaten Jembrana masih menemukan adanya pelanggaran prokes. Menurut Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliyawan, masih ada pengerahan massa yang tidak memperhatikan social distancing (jaga jarak) dan pemakaian masker yang tidak maksimal atau benar. “Ini sudah terus kami tekankan di lapangan. Panwascam kami juga sudah senantiasa menegur. Namun, sejauh ini belum ada yang sampai dibubarkan karena belum begitu fatal. Setelah diberi pengertian mereka kembali mematuhi ketentuan,” jelas Ady Muliyawan, seusai memberikan materi bimtek penyelesaian sengketa antarpeserta di Bawaslu Jembrana, Senin (9/11/2020) sore.

Baca juga :  Gugus Tugas Jembrana Tangani Pemakaman Jenazah Covid-19, Begini Caranya

Selain masih ada pelanggaran prokes juga masih adanya pelanggaran zona dalam pemasangan APK. “Ini yang kerap menimbulkan riak-riak di lapangan. Tugas panwascam dalam memediasi dan menyelesaikannya dengan pihak peserta,” ujarnya.

Ady Muliyawan juga menekankan kepada panwascam dalam melaksanakan tugas diharapkan tetap menjaga diri dan kesehatan dengan tetap mematuhi 3 M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini