Dijadikan Pembuangan Sampah, Sungai Emas Akan Disulap Jadi Ini

0
15
Picsart 11 12 06.05.44
TANGKAR KURA-KURA - Sungai Emas di Banjar Tengah, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar yang sebelumnya tempat buang sampah kini ditata untuk penangkaran kura-kura.

Gianyar, DENPOST.id

Daerah Aliran Sungai (DAS) Emas di Banjar Tengah, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Gianyar saat ini tengah ditata. Sungai yang sebelumnya sebagai tempat pembuangan sampah, kini dikembalikan peruntukannya sebagai tempat rekreasi oleh warga setempat.

Aliran sungai sepanjang 1,5 kilometer itu, kini mulai dibersihkan dan ditata sebagai tempat penangkaran kura-kura.

Penggagas penataan Sungai Emas, I Wayan Sudiarta, Kamis (12/11/2020) mengatakan angan-angannya membersihkan sungai dari sampah dan mengembalikan fungsi sungai itu, sudah ada sejak tujuh tahun lalu. Namun kesempatan dirasa belum ada, sehingga perlahan dia bersama komunitas alam desa setempat mulai membersihkan aliran sungai. “Di sini dulu memang tempat kami mandi dan bermain waktu anak-anak. Tidak menutup kemungkinan juga para orang tua kami memiliki banyak kenangan di sini, namun belakangan sungai ditimbun sampah sehingga kotor. Ada niat untuk menata sungai ini kembali,” katanya.

Baca juga :  Tim Gabungan Gianyar Nihil Temuan Warga Tanpa Masker

Dikatakan aliran Sungai Emas yang ada di sana memang tidak terlalu besar, namun memiliki air yang bening. Hal itu disebabkan di utara lokasi atau ujung dari sungai tersebut terdapat sumber air dari rembesan akar pohon dan memang ada sumber mata air berupa bulakan. Selama penataan, pihaknya juga memberikan edukasi kepada masyarakat setempat agar tidak membuang sampah ke sungai lagi.

“Saat penataan juga kami temukan kura-kura di sini, akhirnya kami putuskan lokasi ini jadi tempat penangkaran kura- kura dan menjadi tema utama di sini. Mulai dibuatnya patung kura-kura dan kolam penangkaran kura-kura, setelah usia satu tahun kura-kura itu nantinya kita akan lepas di sungai ini,” ujarnya. (116)

Baca juga :  Anggota Dewan Gianyar Terjaring Sidak Masker

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini