Ikuti Dua Upacara Adat, Puluhan Warga Tebongkang Positif Covid-19

0
4
Picsart 11 12 07.38.50
Sekda Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya.

Gianyar, DENPOST.id

Kasus Covid-19 terjadi di Banjar Tebongkang, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Gianyar. Pada, Rabu (11/11/2020) tercatat sebanyak 28 warga dinyatakan terpapar virus corona di banjar setempat.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Gianyar, yang melakukan penelusuran dari temuan ini, menduga penyebaran kasus ini berawal dari upacara pernikahan dan pemakaman yang digelar di banjar setempat.

Sekda Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya dikonfirmasi, Kamis (12/11/2020) tidak menampik warga di Banjar Tebongkang positif Covid-19. Dari hasil investigasi diketahui ada dua sumber penyebaran dalam dua keluarga, yakni upacara pernikahaan dan upacara penguburan. “Hasil investigasi surveilans pada, 11 November 2020, dugaan sementara terdapat dua sumber penularan dari dua keluarga yang berbeda, tetapi masih dalam satu klan atau dadia,” kata Wisnu Wijaya.

Baca juga :  Cegah Kerumunan, Peringatan Puputan Margarana Digelar Sederhana

Ditegaskan dua klaster itu, merupakan acara pernikahan dan penguburan jenazah. Acara pernikahan di keluarga inisial IKM berlangsung pada, 29 Oktober 2020. Beberapa hari usai upacara itu, IKM dan anaknya mengalami keluhan batuk dan demam. Pada 4 November 2020, keduanya melakukan tes swab dan 6 November 2020, keluar hasil RT PCR yang bersangkutan positif SARS COV2 (Covid-19). Saat ini keduannya berada dikarantina Suly Resort.

Tidak berhenti sampai di situ, istri dari IKM yakni NKP yang merupkan tenaga kesehatan di Puskesmas Ubud 2 juga melakukan tes swab. Hasilnya pada 10 November 2020, dinyatakan Covid-19. “Hasil RT PCR positif SARS COV2 saat ini masih isolasi di rumah,“ katanya.

Baca juga :  Ngamuk, "Bajang Tua" Diamankan Satpol PP

Petugas juga mendeteksi klaster penguburan jenasah keluarga KY, yang berlangsung pada, 1 November 2020. Beberapa hari usai acara itu, istri dari KY yakni NMR mengalami keluhan batuk dan demam. “Hasil RT PCR positif SARS-COV2 pada, 5 Nopember 2020. Keduanya saat ini menjalani perawatan di RSPTN Unud,” ungkapnya.

Selanjutnya petugas Puskesmas Ubud 2 melakukan kontak erat dari dua sumber penularan tersebut. Sebanyak 32 orang selanjutnya dilakukan tes swab di RS Payangan pada, 9 Nopember 2020, dengan hasil sementara delapan orang dinyatakan positif Covid-19 dan satu orang dilakukan swab di RSUD Sanjiwani hasilnya juga positif, sehingga total kontak erat yang sudah dinyatakan positif sebanyak sembil orang, Senin (9/11/2020).

Baca juga :  Kelompok Ternak di Jembrana Diberikan Bantuan 440 Kambing

Petugas juga mencatat penambahan kasus positif kontak erat, Rabu (11/11/2020) sore sebanyak 14 orang positif dan saat ini mereka masih proses karantina. “Kami imbau kepada seluruh masyarakat Gianyar agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti protokol kesehatan, serta ikuti pedoman Pergub dan surat edaran MDA dan PHDI dalam melaksanakan kegiatan keagamaan,” tandasnya. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini