Setel Musik Keras-keras, Pemilik Halo Coffee Ditegur Satpol PP

0
7
Setel Musik Keras-keras, Pemilik Halo Coffee Ditegur Satpol PP
DITERTIBKAN – Satpol PP Kota Denpasar menertibkan usaha Halo Coffee di Jl. Badak I karena menyetel musik keras-keras.

Sumerta, DENPOST.id

Satpol PP Kota Denpasar menertibkan sekaligus menegur pemilik usaha Halo Coffee, Jl. Badak I, Kamis (12/11/2020) pukul 23.30. Suara musik yang ditimbulkan cukup keras, sehingga mengundang protes warga sekitarnya.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, Jumat (13/11/2020) mengatakan, penertiban usaha Halo Coffee ini menindak lanjuti pengaduan masyarakat soal suara musik keras yang mengganggu kenyamanan dan ketenangan warga sekitar tempat usaha ini. Selain itu, kerumunan pengunjung juga diprotes karena tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes). ’’Setelah kita cek dan panggil karyawannya memiliki berbagai alasan, katanya ada ulang tahun,’’ kata Anom Sayoga.

Baca juga :  Bali-Banyuwangi Sepakati Rapid Test Jadi Syarat Mutlak

Dijelaskan pula, pihaknya sudah memeriksa izin yang dimiliki dan hanya mengantongi izin Usaha Mikro Kecil (UMK). “Pemilik usaha ini tidak memperhatikan saat pengunjung ramai dan suara musik keras sehingga warga yang bermukim di sana merasa terganggu. Bahkan, pemilik usaha Halo Coffee sudah sering diberi peringatan, namun tetap menggeber suara musik keras setiap malam dan tidak menerapkan prokes saat pandemi covid-19 melanda Kota Denpasar khususnya,” katanya. Padahal menurut Anom Sayoga, piranti prokes sudah dipenuhi seperti tempat cuci tangan dan pengecekan suhu tubuh pengunjung. “Yang dikeluhkan masyarakat hanya gangguan sura musik dan pengunjung ramai. Meja kursi sudah diatur sesuai ketentuan prokes. Kita panggil pengelola usaha Halo Coffee untuk diminta keterangan terkait pengaduan masyarakat. Pengelola tetap kita minta pertanggungjawabannya karena mengarah pelanggaran Perda Nomor 1 tahun 2015 tentang ketertiban umum,’’ pungkasnya. (103)

Baca juga :  Pengidap Covid-19 Bertambah, Sepasang Pasutri, Satu Warga Bali

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini