Badung Launching dan Sosialisasikan Patrol Taru

0
17
Picsart 11 13 08.12.46
PATROL TARU - Launching sekaligus sosialisasi aplikasi Patrol Taru di ITDC Nusa Dua, Jumat (13/11/2020).

Kutsel, DENPOST.id

Dalam upaya mengendalikan pemanfaatan ruang dengan melibatkan partisipasi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Badung melaunching sekaligus mensosialisasikan aplikasi Pantau dan Kontrol Penataan Ruang (Patrol Taru) di ITDC Nusa Dua, Kuta Selatan, Jumat (13/11/2020).

Acara yang menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dibuka Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, Ida Bagus Surya Suamba mewakili Pjs. Bupati Badung yang ditandai dengan pemukulan gong didampingi Direktur Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Budi Situmorang.

Hadir juga Kanwil BPN Provinsi Bali, Kepala BPN Kabupaten Badung, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Badung, IGN Jaya Saputra, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Badung, IGAK Suryanegara, Kabag Humas Made Suardita beserta para camat, lurah dan perbekel se-Badung.

Baca juga :  Wisatawan Mulai Ramai di Pantai Batu Bolong

Pjs. Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan Kadis IB Surya Suamba mengatakan Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional karena Kabupaten Badung telah dibantu dan difasilitasi dalam penyusunan sistem informasi Patrol Taru. ”Sebagaimana diketahui pemantauan dan kontrol merupakan salah satu upaya dalam pengendalian pemanfaatan ruang melalui sistem informasi pantau dan kontrol penataan ruang di Kabupaten Badung. Ini merupakan sistem aplikasi yang dibangun untuk mendorong keterbukaan informasi publik tentang rencana tata ruang, serta keterlibatan publik dalam pengawasan langsung terhadap implementasi rencana tata ruang di Kabupaten Badung,” ungkap Surya Suamba.

Baca juga :  Badung Ngotot Promosi ke Berlin, Ini Jawaban Disparda

Lebih lanjut dikatakan dengan adanya patrol taru, proses memperoleh informasi mengenai tata ruang lebih disederhanakan dan memberikan wadah partisipasi kepada masyarakat dalam mengawasi pemanfaatan ruang di Kabupaten Badung, sehingga masyarakat bisa dengan mudah melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang sekaligus memantau proses dari pengaduan pelanggaran tersebut.

”Sistem Patrol Taru ini telah diintegrasikan dengan Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat (Sidumas) Kabupaten Badung yang merupakan wadah layanan aspirasi dan pengaduan masyarakat Badung. Dengan demikian, sistem ini merupakan satu kesatuan sistem terintegrasi dalam upaya percepatan penanganan layanan pengaduan di Kabupaten Badung,” terangnya.

Baca juga :  Masyarakat Kuta Berharap Pariwisata Internasional Segera Dibuka

Sementara Direktur Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Budi Situmorang menyambut baik sistem Patrol Taru yang diluncurkan Pemkab Badung karena menjadi salah satu langkah yang dilakukan dalam memasuki era digital pengendalian pemanfaatan ruang untuk menciptakan tertib tata ruang. (113)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini