Relawan Covid-19 Diminta Segera Bertugas

0
4
Picsart 11 14 06.54.07
PELATIHAN - Sekda Bali, Dewa Made Indra dan Kalaksa BPBD, Made Rentin, saat penutupan pelatihan Relawan Penanganan Covid-19.

Sumerta Klod, DENPOST.id

Para relawan penanganan Covid-19 telah menuntaskan pelatihan pada Jumat (12/11/2020) lalu. Setelah menerima materi, 1.000 relawan itu diminta segera bertugas mengedukasi masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan (prokes) sebagai perilaku sehari-hari.

Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Jumat (13/11/2020) dalam acara penutupan pelatihan relawan penanganan covid-19 di Ruang Pertemuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali.
Ia berharap, mereka memahami bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran covid-19 di Daerah Bali. Jadi menurutnya, efektivitas pelatihan relawan dapat diukur melalui perubahan perilaku masyarakat dalam mematuhi prokes pencegahan Covid-19.

Baca juga :  Di Denpasar, Pasien Sembuh 26 Orang dan 21 Terpapar

“Indikator keberhasilan lainnya adalah tingkat penularan covid-19 yang diharapkan akan terus menurun,” ujarnya. Dia menyebutkan, perubahan perilaku masyarakat menerapkan protokol kesehatan saat ini hanya itu satu-satunya cara mengendalikan penyebaran covid-19,” urainya.

Dalam beberapa waktu ke depan, birokrat kelahiran Singaraja ini akan memantau efektivitas hasil pelatihan 1.000 relawan. Bila penyebaran covid-19 dapat dikendalikan, itu menandakan 1.000 relawan telah bekerja dan menerapkan apa yang mereka peroleh selama pelatihan.
Secara khusus dia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mereka yang terpanggil menjadi relawan. Kepada para relawan, ia berpesan agar tetap semangat dan tidak mudah mengeluh. Dewa Indra mengingatkan, relawan adalah mereka yang terpanggil untuk mengerjakan sesuatu secara sukarela.

Baca juga :  Coba Kabur, Maling Motor Dititip di Polres Tabanan

Oleh sebab itu, bobot dan kualitas seorang relawan ditunjukkan dengan tingkat kesulitan tugas yang diemban. “Makin sulit tugas yang diemban dan yang bersangkutan bisa menyelesaikan dengan baik, maka bobot dan kualitas kerelawanannya akan makin tinggi,” ucapnya.
Dia menyebut, keberadaan relawan adalah wujud nyata semangat kebersamaan dalam penanganan covid-19. “Penanganan covid-19 tak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, perlu kekuatan lain yaitu masyarakat sehingga kita bisa mengaplikasikan konsep pentahelix,” tambahnya.

Baca juga :  Sekda Akui Kantongi Identitas Warga yang Kontak Erat Dengan Pasien Covid-19

Senada dengan Sekda Dewa Indra, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali, I Made Rentin, berharap pelatihan relawan penanganan covid-19 tak berhenti pada angka 1.000.

Lebih dari itu, ia ingin 1.000 relawan yang telah dilatih mampu menjadi duta perubahan dalam peningkatan disiplin penerapan protokol kesehatan. Melalui pelatihan ini, ia menyebut Bali menjadi percontohan dalam pembentukan relawan penanganan Covid-19.
Sementara itu, Project Manager Pelatihan Relawan Penanganan Covid-19, Kenneth Nicholas, melaporkan, bahwa kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini telah berjalan dengan baik. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini