13 Mahasiswa Terjebak Air Pasang di Pantai Suluban

0
7
Picsart 11 15 07.39.57
EVAKUASI - Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi mahasiswa yang terjebak di Pantai Suluban. DENPOST.id/ist

Kutsel, DENPOST.id

Sebanyak 13 orang terjebak air laut pasang di Pantai Suluban Uluwatu, Kuta Selatan, Badung. Kejadian tersebut berawal ketika para mahasiswa Warmadewa berlibur di pantai pada Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 16.00 wita. Hingga pukul 19.30 wita mereka tidak menyadari bahwa air laut sudah pasang dan seluruhnya terjebak.
Setelah setengah jam berselang, laporan atas peristiwa itu baru diterima petugas siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali). “Begitu laporan diterima, kami segera berangkatkan 8 orang personel menuju lokasi, sementara koordinasi juga dilakukan dengan pihak terkait lainnya,” terang Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada.

Kurang lebih pukul 21.45 wita, tim rescue Basarnas Bali tiba di Pantai Suluban Uluwatu dan selanjutnya melaksanakan koordinasi dengan Balawista Badung Pos Labuan Sait. Untuk bisa mengakses lokasi, tim SAR gabungan harus membungkuk melewati bebatuan, dikarenakan air sedang pasang tinggi. Melihat kondisi malam itu dan memastikan keselamatan seluruh korban, maka proses evakuasi menunggu air laut surut. “Sudah dipastikan posisi 13 orang target dalam keadaan aman, maka kami bicarakan dengan pihak keluarga serta tim lainnya, dan diputuskan upaya evakuasi menunggu air surut,” jelasnya.

Baca juga :  Ludes Terbakar, Puluhan Lapak di Pasar Penarungan

Baru sekitar pukul 00.20 wita air mulai surut dan akhirnya proses evakuasi berhasil dilakukan dengan kondisi seluruh korban dalam keadaan selamat, selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Identitas 13 orang yang terjebak air laut pasang yakni bernana Anggi Ritania (19), Tri Permana (20), Putri Budiantari (20), Ayu Suciningsih (19), Dhea Shavira (19), Puspa Meitriyana (19), Nia Krisna (19), Anandita (19), Aprilia (19), Ayu (20), Tami (19), Bagus (19) dan Jaya (19).

Baca juga :  Hampir Dua Bulan Tinggal di Kebun Bandara, WNA Rusia Diamankan

Selama operasi SAR berlangsung turut melibatkan unsur SAR dari Basarnas Bali, Dit SAR Samapta Polsa Bali, Polsek Kuta Selatan, BPBD Badung, Babinsa Desa Pecatu, Babinkamtibmas Desa Pecatu, Balawista Badung, Pecalang Desa Pecatu, Indonesian Escorting Ambulans, pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Darmada mengimbau agar masyarakat yang beraktivitas di alam bebas memperhatikan juga keselamatan. “Jika lalai, alam bisa membahayakan bagi manusia. Kita harus bisa mengenali kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi, saya sarankan untuk beraktivitas di alam bebas hindari waktu yang terlalu malam, karena jarak pandang semakin terbatas dan ada risiko di sana,” pungkas Darmada.(113)

Baca juga :  Mandi, Pria Tak Dikenal Tewas di Waduk

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini