Razia Prokes 2,5 Bulan, Tim Yustisi Raup Denda Rp 41,6 Juta

0
5
Picsart 11 15 10.50.11
TANPA MASKER – Satpol PP Kota Denpasar mendenda salah seorang pengendara motor yang tidak mengenakan masker dalam operasi penerapan disiplin protokol kesehatan (prokes) di Jl. Kebo Iwa Utara.

Sumerta, DENPOST.id

Tim Tustisi Kota Denpasar menjaring 773 warga dalam razia gabungan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan (prokes) yang digelar selama 2,5 bulan dari 7 September sampai Kamis (13/11/2020) lalu.
Razia gabungan dikomandani Satpol PP bersama Dinas Perhubungan (Dishub), Polresta Denpasar, TNI, aparat desa, dan linmas ini mendenda 416 warga tanpa memakai masker. Sedangkan 337 warga ditemukan salah memakai masker saat bepergian sehingga diberi peringatan sekaligus dibina.

”Warga yang didenda tidak memakai masker selama razia prokes di Denpasar jumlahnya naik-turun. Bahkan, saat operasi gabungan di Jl. PB Sudirman dan Jl. Raya Sesetan sama sekali tidak dapat pelanggar. Masyarakat tahu di jalan itu ada razia masker sehingga mereka mencari jalan alternatif agar tidak terjaring razia,’’ ujar Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga, Minggu (15/11/2020).

Baca juga :  Babi Banyak Mati, Peternak di Badung Beralih Jadi Buruh Bangunan

Dikatakan pula, warga yang didenda selama prokes sebanyak 416 warga sehingga Pemerintah Kota Denpasar melalui Tim Yustisi meraup pemasukan sebesar Rp 41.600.000. Uang denda yang dikumpulkan usai razia prokes langsung disetor ke kas daerah. “Pembinaan dan langkah tegas diambil Tim Yustisi terhadap warga yang tidak mematuhi prokes bukan mencari kesalahan, melainkan mengajak hidup sehat agar terhindar dari penularan covid-19. Pasalnya pandemi virus corona sampai saat ini belum hilang, sehingga perlu dibentengi dengan disiplin mematuhi prokes,” katanya. (103)

Baca juga :  SMAN 7 Denpasar terapkan Pembelajaran Efektif Saat Pandemi

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini