Cegah Terjadinya Pelanggaran, Pengawas TPS Dilantik

0
6
Picsart 11 15 07.05.40
LANTIK PENGAWAS - Pelantikan pengawas TPS Pilkada Bangli.

Bangli, DENPOST.id

Sebanyak 563 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di empat kecamatan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangli Tahun 2020 dilantik, Minggu (15/11/2020). Pelantikan dilaksanakan masing-masing Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Bangli.

Ketua Bawaslu Bangli, I Nengah Purna mengatakan dalam pelantikan PTPS kali ini, dilaksanakan dengan dibagi menjadi beberapa sesi. Hal ini dikarenakan harus tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Bahkan, dalam satu kecamatan pun masih harus tetap dibagi pelaksanaannya dikarenakan dalam sekali pelantikan dibatasi hanya maksimal 50 orang peserta.

Baca juga :  5 Hekar Hutan Konservasi di Kintamani Kembali Terbakar

“Untuk hari ini (Minggu-red) pelantikan dilaksanakan di tiga titik, yaitu Kecamatan Bangli, Kecamatan Tembuku dan Kecamatan Kintamani. Dan untuk PTPS yang belum dilantik akan dilaksanakan pada, 16 November 2020 (Senin),” terang Purna.

Sesuai dengan amanat Undang-undang, Pengawas TPS harus dibentuk paling lambat 23 hari sebelum hari pemungutan suara dan dibubarkan paling lambat tujuh hari, setelah hari pemungutan suara. Ada pun beberapa tugas pokok dari Pengawas TPS, yakni mengawasi persiapan pemungutan dan penghitungan suara, mengawasi pelaksanaan pemungutan suara, mengawasi persiapan penghitungan suara, mengawasi pelaksanaan penghitungan suara, menyampaikan keberatan dalam hal ditemukannya dugaan pelanggaran, kesalahan dan/atau penyimpangan administrasi pemungutan dan penghitungan suara, serta yang kelima menerima salinan berita acara dan sertifikat pemungutan dan penghitungan suara.

Baca juga :  Sedana Artha-Diar Siap Konsolidasi dan Unjuk Gigi

Menurut Purna, Pengawas TPS merupakan bagian penting dalam pengawasan Pilkada 2020. Oleh karenanya, Pengawas TPS diharapkan dapat menjalankan tugas secara efektif. Kehadiran Pengawas TPS diharapkan dapat mencegah pelanggaran dalam pelaksanaan pemungutan suara dan penghitungan suara di TPS.

Setelah dilantik, Pengawas TPS akan menjalani tes rapid (tes cepat). “Jika memang nantinya dari hasil tes ada yang dinyatakan reaktif, maka akan dikarantina dan dilanjutkan dengan swab tes (uji usap). Jika hasil swab dinyatakan positif maka akan digantikan oleh PAW nya,” tandasnya. (128)

Baca juga :  Plafon SDN IV Songan Ambruk, Pemkab Bangli Dituding Tutup Mata

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini