Gubernur Koster Serahkan Bantuan Menkop ke Pelaku Usaha Mikro

0
8
Gubernur Koster Serahkan Bantuan Menkop ke Pelaku Usaha Mikro
SERAHKAN BANTUAN - Gubernur Bali Wayan Koster menyerahkan bantuan dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kepada pelaku usaha mikro (PUM) di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (14/11). (DenPost/ist)

Sumerta Klod, DenPost

Gubernur Bali Wayan Koster, Sabtu (14/11/2020) menyerahkan secara simbolis bantuan dari Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki kepada pelaku usaha mikro (PUM) di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Koster menyatakan serius menata ekonomi Bali ke depan. Salah satunya dengan mengembangkan usaha kecil-menengah (UKM) dan koperasi tahun 2021 mendatang.

Gubernur juga menyatakan bahwa pihaknya tengah menyiapkan sistem tata kelola yang mencakup sumber daya manusia (SDM), kelembagaan, serta sarana dan prasarana, untuk mengembangkan koperasi dan UKM di Pulau Dewata. Hal tesebut sangat sesuai dengan visi misi Pemprov Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”  yang salah satunya fokus memperkuat adat istiadat, budaya, dan kearifan lokal. “Untuk ke depan, saya ingin kembangan industri kreatif berbasis branding Bali. Hal ini sebagai salah satu cara memperkuat kelembagaan tradisional kita yang meliput koperasi dan UMKM,” jelas Gubernur asal Sembiran, Buleleng ini.

Baca juga :  Dewan Dorong Satgas Desa Adat Diberi Dana APBD

Menurutnya, Bali merupakan pulau kecil yang tidak punya sumber daua alam (SDA), namun terkenal akan kebudayaan dan adat-istiadat yang unik sebagai pembeda dengan daerah lain. “Ini modal kita dalam mengembangkan ekonomi masyarakat. Sektor industri mikro kecil sebagai salah satu bentuk hasil kebudayaan kita, sehingga harus benar-benar mendapat perhatian serius demi menumbuhkan ekonomi masyarakt Bali,” beber Gubernur Koster.

Untuk itu ke depan, dia berharap bantuan pemerintah pusat terutama Kementerian Koperasi dan UKM terus ditingkatkan, menyangkut kelembagaan koperasi, penguatan SDM, sarana dan prasarana serta bantuan permodalan.

Baca juga :  Selly Mantra Harapkan Pameran “Gema Tridatu” Tingkatkan Produktivitas UKM

Gubernur Koster juga mengapresiasibantuan pemerintah pusat untuk keberlangsungan koperasi dan UKM di Pulau Dewata pada masa pandemi covid-19 ini. Dia mengaku pemerintah provinsi juga telah menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta  dan pemkab sebesar Rp3 juta  untuk 4.000 koperasi di seluruh Bali. “Bantuan pemerintah pusat ini sangat membantu dalam menghadapi pandemi,” tandasnya.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan Bali diprioritaskan dalam penerimaan bantuan, mengingat ekonomi Bali sangat tergantung pada sektor pariwisata, serta UKM sebagai penunjang pariwisata. Sama halnya dengan Gubernur Koster, Menteri Teten Masduki menyatakan pariwisata Bali perlu mempertahankan keunikan, karena sebagai daya tarik utama wisatawan. Begitu juga UKM agar terus memperhatikan ciri khas beserta kualitas mereka. “Kita harus bersyukur Gubernur Bali mempunyai visi pariwisata dan kebudayaan yang kuat,” tegasnya.

Baca juga :  Tempat Usaha Kerupuk Dilalap Api, Pemiliknya Alami Luka Bakar

Kepala Dinas dan UMKM Bali I Wayan Mardiana melaporkan bahwa jumlah penerima bantuan di Bali sebesar 131.693 usaha mikro dari usulan semula yang mencapai 214.118 usaha mikro. Masing-masing usaha akan menerima bantuan sebesar Rp2,4 juta  dengan total nilai Rp316 miliar lebih yang disalurkan melalui BNI dan BRI. (wir)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini