Uji Cepat, Ratusan KPPS di Jembrana Reaktif

0
8
Uji Cepat, Ratusan KPPS di Jembrana Reaktif
UJI CEPAT - Anggota KPPS yang reaktif saat uji cepat (rapid test) menjalani uji usap (swab tes), Senin (16/11/2020).

Negara, DENPOST.id

Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Jembrana, secara maraton menjalani uji cepat (rapid test) oleh Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 sejak  Senin (9/11/2020) lalu. Uji cepat dilaksanakan guna menjamin tidak ada petugas KPPS dan linmas yang bertugas di TPS yang terkonfirmasi positif covid-19.

Anggota yang juga Divisi Parmas dan SDM KPU Kabupaten Jembrana, I Made Widiastra, Senin (16/11/2020) mengatakan, ada 5.760 KPPS dan linmas yang menjalani uji cepat. Hingga Sabtu (14/11/2020), sudah 3.900 orang yang dites. Hasilnya, nonreaktif 3.778 orang dan reaktif 137 orang.

Baca juga :  Terima LKPJ Bupati Tahun 2019, Begini yang Akan Dilakukan Dewan Badung

“Beberapa hari lalu yang reaktif  sudah diuji usap (swab). Hasilnya satu orang positif covid-19, dia dari Melaya. KPPS tersebut usianya 55 tahun. Sudah ditangani tim gugus tugas dan juga sudah diisolasi. Nanti kami carikan pengganti,” jelas Widiastra.

Uji usap juga kembali dilaksanakan Senin pagi bagi KPPS yang belum diuji usap dan reaktif saat uji cepat. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada PPK yang mengatur jika ada yang reaktif dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan.

Baca juga :  KPU Karangasem dan SMSI Bali Siap Bersinergi

Uji cepat, katanya, dilaksanakan mulai tanggal 8 hingga 22 November 2020 mendatang di tiap puskesmas yang ada di lima kecamatan di Jembrana.

“Dengan adanya uji cepat ini diharapkan tidak ada keraguan dari warga untuk datang ke TPS pada 9 Desember mendatang,” terangnya.

Selain itu, untuk mencegah penularan covid-19 saat pencoblosan 9 Desember nanti, KPU juga telah menyiapkan alat pelindung diri (APD) lengkap bagi petugas KPPS. Untuk warga pemilih juga disediakan seperti alat pengukur suhu tubuh, sarung tangan dan tempat cuci tangan, masker dan penyanitasi tangan (hand sanitizer).

Baca juga :  Sembarangan Buang Sampah, Dikutuk Miskin Tujuh Turunan

Demikian juga TPS juga akan disemprot cairan disinfektan serta disediakan bilik khusus bagi pemilih yang kedapatan suhu tubuhnya di atas normal. “Juga dilakukan pembatasan jumlah pemilih serta pengaturan jarak antarpemilih ketika di TPS,”. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini