Jadi Barometer Pariwisata, Bali Harus Bersiap Bangkit

0
5
Jadi Barometer Pariwisata, Bali Harus Bersiap Bangkit
Komang Takuaki Banuartha

SIKAP optimis benar-benar menjiwai pengurus DPD Asita Bali di bawah kepimpinan anyar Komang Takuaki Banuartha. Dia terpilih sebagai Ketua periode 2020-2025, melalui Munaslub, belum lama ini. Bentuk optimisme itu, ditunjukkan melalui ide-ide kreatif untuk mengembangkan pariwisata Bali di tengah badai pandemi covid-19.

“Untuk protokol kesehatan (prokes), Bali itu sudah sangat siap menurut saya. Karena Bali adalah barometer pariwisata, maka Bali harus siap bangkit tentunya,” ujar Banu saat diwawancarai pada Senin (16/11/2020) melalui daring.

Dengan terbentuknya kepengurusan anyar ini, dia optimis kehadiran Asita dapat berkontribusi kepada pelaku industri pariwisata dan Pemerintah Provinsi Bali. Komitmen bersinergi bersama Pemerintah di bawah kepimpinan Wayan Koster ini, kata dia, akan diwujudkan dengan mendukung visi Nangun Sat Kerti Loka Bali.

Baca juga :  Satgas Putuskan Pembelajaran Daring SMA/SMK Diperpanjang

Kata Banu, esensi keselarasan yang terkandung dalam gagasan tersebut juga akan diterapkan dalam pengelolan jasa perjalanan wisata. Salah satunya menggairahkan wisata berbasis olahraga air, serta melibatkan lebih banyak Usaha Mikro, Kecil  dan Menengah (UMKM) lokal Bali untuk terlibat dalam aktivitas pariwisata.

“Bali itu punya jangkauan expo (pameran) dan ruang lingkupnya yang luas. Tidak hanya fokus di pariwisata, juga perdagangan dan industri, dan tidak hanya melibatkan satu asosiasi. Jadi antara budaya dan potensi yang dimiliki oleh Bali, bisa digiatkan dengan selaras,” tutur Bendahara DPD Partai Golkar Bali ini.

Baca juga :  PSR DAN RELAWAN SALURKAN SEMBAKO, MASKER, DAN DISINFEKTAN

Mengenai pandemi yang berdampak pada gairah pariwisata di Bali, dia memilih untuk memandangnya sebagai hikmah. Menurutnya, pandemi mengajak pemerintah dan pelaku pariwisata untuk menggali potensi pariwisata lainnya yang ada di Bali. “Ya, kita harus ambil hikmah dari pandemi ini,” pungkasnya. (106)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini