Bali Safari dan Marine Park Ketatkan Prokes

0
8
Picsart 11 16 08.24.16
Direktur Sales dan Marketing Bali Safari dan Marine Park, Liberti Putra (kanan) didampingi Humas Bali Safari dan Marine Park, Anak Agung Ngurah Alit Sujana.

Gianyar, DENPOST.id

Saat pandemi Covid-19 sekarang ini, Bali Safari dan Marine Park sangat ketat memberlakukan protokol kesehatan (prokes), baik untuk kalangan karyawan sendiri juga untuk para pengunjung. Hal ini sesuai instruksi pemerintah dan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan bersama mencegah penyebaran virus corona.

Pemberlakuan prokes ketat itu, dengan sistem satu pintu untuk para pengunjung. Aturan ketat prokes juga diberlakukan terhadap ratusan orang karyawan Bali Safari dan Marine Park dengan pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan, selalu menggunakan masker dan menjaga jarak.

Baca juga :  Restoran di Pengosengan Ludes Terbakar Tengah Malam

Direktur Sales dan Marketing Bali Safari dan Marine Park, Liberti Putra didampingi Humas Bali Safari dan Marine Park, Anak Agung Ngurah Alit Sujana, Senin (16/11/2020) mengatakan saat pandemi Covid-19, Bali Safari dan Marine Park sempat tutup beberapa bulan dan pada, Juli 2020 mulai buka. Selama tutup, Bali Safari tidak menerima tamu sama sekali, namun pihak manajemen tetap kerja untuk memelihara binatang yang ada di Bali Safari dan Marine Park.

Baca juga :  Penyebaran Covid-19 Meluas, Poli RS Sanjiwani dan Dua Puskesmas di Gianyar Ditutup

“Selama tutup kami mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak menerima tamu, namun tetap ada aktivitas di dalam Bali Safari dan Marina Park untuk mengurus satwa dan lain-lain,” katanya.

Saat tidak ada tamu, pihak Bali Safari dan Marine Park melakukan perbaikan, bersih-bersih, servis yang rusak dan warna yang kusam dicat kembali. ”Pembukaan secara bertahap dari lokal kemudian domestik,” katanya.

Disinggung untuk kunjungan mancanegara? Pihaknya mengaku masih menunggu keputusan. Sebab, sampai saat ini pihaknya belum ada pembukaan kunjungan mancanegara. “Bali Safari dan Marine Park memyediakan ratusan tempat cuci tangan yang tersebar di sejumlah tempat di areal ini,” katanya.

Baca juga :  Tak Gunakan Masker, Warga Dikenakan Denda

Untuk pengunjung disediakan satu akses dengan mengukur suhu tubuh dan cuci tangan. Jika ada pengunjung tidak mambawa masker diberikan masker, juga ada pembatas untuk jaga jarak. ”Kami juga menyampaikan pengumuman untuk selalu menjaga jarak, mencuci tangan dan menggunakan masker,” tandasnya. (116)

 

 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini