Notaris Pingsan di Kamar Hotel, Dibawa ke RS Ternyata Sudah Meninggal

0
14
Picsart 11 16 08.24.49
OLAH TKP - Petugas dari Polsek Payangan saat mendatangi kamar korban di Hotel Padma Payangan untuk olah TKP, Minggu (15/11/2020).

Gianyar, DenPost

Seorang notaris Muhammda Yuhendar (58) alamat Jalan Usman No. 44, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam kamar tempatnya menginap di Hotel Padma Resort, Desa Puhu, Kecamatan Payangan, Gianyar, Minggu (15/11/2020).

Korban kemudian dibawa dengan kendaraan hotel menuju RS Payangan dan hasil pemeriksaan petugas RS Payangan, diduga sang Notaris ini ditemukan sudah tidak bernyawa.

Informasi yang berhasil dihimpun, Senin (16/11/2020), pada Sabtu (14/11/2020) sekitar pukul 18:13 Wita, Muhammad Yuhendar tiba di Hotel Padma Resor dengan mengendarai mobil bersama temannya Riadi Gunawan Wibinisoano, dan dua orang keponakannya M. Julian dan Davi (10). Tiba di hotel, mereka cuci tangan dan dilakukan pengecekan suhu tubuh oleh satpam hotel I Wayan Kariawan.

Baca juga :  Pemkab Gianyar Pertahankan Opini WTP Enam Kali Berturut-turut

Suhu tubuh korban Muhammad Yuhendar normal. Mereka kemudian masuk kamar hotel untuk beristirahat. Pada Minggu (15/11/2020) sekitar pukul 07:04 Wita, saksi Riadi Gunawan Wibisoni minta dua botol air mineral untuk di bawakan ke kamar. Namun sekitar pukul 07:15 Wita, saksi Riadi Gunawan Wibisono menghubungi operator hotel minta kursi roda untuk dibawakan ke kamar.

Operator menginfokan karyawan hotel untuk segera membawakan kursi roda ke kamar. Operator memiliki firasat yang tidak baik dan langsung menginformasikan kepada Asisten Manager, Budi bergegas menuju kamar tempat korban. Saksi melihat korban Muhammad Yuhendar sudah tidak sadarkan diri, dipangku keponakannya  Riadi Gunawan dan Julian. Karyawan hotel kemudian membawakan kursi roda ke dalam kamar. Muhammad Yuhendar kemudian dibawa rumah Sakit Payangan menggunakan mobil hotel didampingi Muhammad Julian Pratama ( keponakan korban).

Baca juga :  Dijadikan Pembuangan Sampah, Sungai Emas Akan Disulap Jadi Ini

Tiba di Rumah Sakit Payangan langsung dilakukan tindakan pemeriksaan oleh tim medis Rumah sakit Payangan. Namun sayang, nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan diduga korban sudah meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kapolsek Payangan, AKP I Made Tama mengatakan dari hasil VER terhadap korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sehingga sebab kematiannya dapat disimpulkan death on arrival sesuai surat keterangan kematian yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Payangan.

Baca juga :  Berjualan di Badan Jalan, Satpol PP Gianyar Tertibkan Pedagang Buah

Pihak keluarga diwakili keponakan Imam Pasli menolak untuk dilakukan pemeriksaan dalam atau autopsi terhadap jenasah korban. Pihak keluarga membuat pernyataan untuk tidak dilakukan proses hukum terhadap peristiwa kematian korban. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, jenasah akan dibawa ke Jakarta ke rumah korban. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini