Disabet Badik, Tangkas Tewas di Tangan Mudrayasa

0
35
Picsart 11 16 10.37.54
OLAH TKP - Petugas melakukan olah TKP kasus berdarah di Banjar Dinas Kubu Anyar Desa, Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan.

Singaraja, DENPOST.id

Kasus berdarah terjadi di Pantai Kubuanyar, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan hari Senin (16/11/2020) sekitar pukul 17.30 wita. Gede Mertayasa alias Tangkas (38) tewas bersimbah darah setelah disabet badik oleh
Ketut Mudrayasa (38). Keduanya beralamat di Banjar Dinas Kubu Anyar Desa, Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan.

Pelaku Mudrayasa langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Kubutambahan pascamembadik korban. Sementara korban yang mengalami luka robek pada bagian dada, perut dan kedua tangan, langsung dilarikan ke IGD RSUD Buleleng.
“Saat ini jenazah korban masih di IGD RSUD Buleleng untuk menjalani pemeriksaan medis,” ungkap Kasubaghumas Polres Buleleng, Iptu I Gede Sumarjaya, saat dimintai konfirmasi pada Senin malam.

Baca juga :  Distan Buleleng Pastikan Daging Babi Aman Dikonsumsi

Dari hasil penyelidikan awal, peristiwa penganiayaan ini terjadi di rumah pelaku, di Banjar Dinas Kubuanyar Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan.

“Berawal dari korban mendatangi rumah pelaku untuk menanyakan permasalahan antara pelaku dengan adik korban. Sampai di tempat kejadian perkara (TKP), korban diserang pelaku dengan menggunakan badik,” ungkapnya.

Akibat sabetan badik itu, korban mengalami luka robek pada bagian dada, perut dan kedua tangan. Petugas medis menyatakan korban sudah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.

Baca juga :  Sebelum Ditemukan Tewas, Ketut Silib Tulis 6 Lembar Pesan

“Selain mengamankan pelaku, penyidik Unit Reskrim Polsek Kubutambahan juga telah mengamankan sebilah badik yang diduga digunakan untuk menyerang dan melukai korban pada bagian dada, perut dan kedua tangan, hingga menyebabkan korban meninggal,” ungkapnya.

Selain mengamankan terduga pelaku dan sebilah badik sebagai barang bukti, penyidik Unit Reskrim Polsek Kubutambahan juga telah meminta visum et repertum sekaligus otopsi terhadap jenazah korban. (118)

Baca juga :  Garap Senderan, Buruh Tewas Tertimbun Tanah

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini