Ketut Ngasti Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan

0
7
Ketut Ngasti Ditemukan Tewas di Pinggir Jalan
TEWAS - Petugas saat mengecek kondisi jenazah korban Nengah Ngasti yang diduga tewas akibat terjatuh di pinggir jalan. DENPOST.id/ist

Bangli, DENPOST.id

Warga yang melintas di seputaran jalan jurusan Bangli-Kayuambua tepatnya di depan rumah warga I Wayan Sudarma,  Banjar Tiga, Desa Tiga,  Kecamatan Susut, Bangli, dikejutkan dengan adanya seorang pria yang tergeletak di pinggir jalan, Selasa (17/11/2020) sekitar pukul 05.30. Saat dicek, pria yang diketahui bernama Ketut Ngasti (79), warga Banjar Lumbuan, Desa Sulahan, Susut  itu sudah dalam kondisi tak bernafas.

Kapolsek Susut, AKP I Made Gede Widia Adnyana, mengungkapkan, sekitar pukul 04.30, pemilik rumah yang baru bangun tidur hendak pergi keluar menghirup udara segar. Begitu sampai depan rumah, dia dikejutkan ada orang yang tergeletak. Tepat saat itu juga kebetulan melintas Ni Nyoman Rata (60) yang hendak ke pasar. Rata yang mengaku mengenal orang itu pun bergegas ke rumahnya memberitahukan anggota keluarga lainnya. Dan, bertemulah Rata dengan Wayan Sumantra (49). Setelah dicek, ternyata korban memang I Ketut Ngasti yang merupakan keluarga dari Wayan Sumantra. “Kami langsung tindak lanjuti begitu mendapat laporan tersebut,” kata Widia Adnyana, didampingi Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi.

Baca juga :  Polisi Bangli Periksa Kendaraan Pemotor di Malam Hari, Ini Alasannya

Dari hasil pemeriksaan luar oleh petugas Puskesmas Susut II, Sang Ayu Made Suriani, ditemukan luka memar pada dahi, pelipis kiri, hidung dan pada tulang pipi kanan. ‎Terdapat luka lecet pada punggung tangan kiri. Memar pada pangkal lengan kanan. Pada hidung mengeluarkan darah. Tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Perkiraan meninggal kurang lebih 3 jam sebelum divisum. “Diduga kelelahan karena faktor usia atau linglung. Korban meninggal dunia diduga karena jatuh dengan posisi tengkurap,” sebutnya.

Baca juga :  Buruh Serabutan Nekat Curi Motor di Empat TKP, Ini Alasannya

Hal itu juga diperkuat dari  keterangan tambahan dari pihak keluarga bahwa korban sering keluar jalan kaki pada malam hari. (128)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini