Bangkai Paus Sperma Terapung di Perairan Serangan

0
8
Bangkai Paus Sperma Terapung di Perairan Serangan
BANGKAI PAUS - Bangkai paus sperma yang terapung di perairan Serangan, Selasa (17/11/2020).

Serangan, DENPOST.id

Bangkai seekor paus jenis sperma atau physeter macrocephalus ditemukan mengambang di perairan Serangan, Densel, Selasa (17/11/2020) sekira pukul 07.10 wita. Bangkai paus ini ditemukan nelayan dan relawan Turtle Conservation and Education Center (TCEC) Serangan. Relawan sempat memvideokan dan memfoto, serta melaporkannya kepada Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar.

Kepala BPSPL Denpasar, Permana Yudiarso, mengatakan paus ini sudah dalam kondisi mati dan terapung dengan banyak luka di tubuhnya. “Kami langsung identifikasi ke lapangan dan menemukan yang terapung adalah seekor paus sperma,” kata Yudiarso.

Baca juga :  Hakim Dituding Melanggar, Kuasa Hukum Jerinx Layangkan Keberatan ke Pengadilan

Paus sperma ini memiliki panjang sekitar 10 meter dan bobot lebih dari 2 ton. Diperkirakan paus ini telah mati lebih dari seminggu. “Paus ini ditemukan terdampar sejauh 500 meter ke arah timur dari Pelabuhan Serangan. Untuk penyebab pastinya belum diketahui karena butuh penelitian. Ada beberapa penyebab mati, yaitu ada tiga hal bisa karena sakit, karena tertabrak kapal, ketiga bisa jadi disorientasi,” katanya.

Baca juga :  Didukung Tiga BUMN, Koster Salurkan 2.500 Paket Sembako

Rencananya paus ini akan dikuburkan. Akan tetapi pihaknya masih mencari cara untuk membawa bangkai paus tersebut ke pesisir. “Bangkai paus ini untuk penanganannya mengacu pada SOP Kementerian Perikanan dan Kelautan. Ada tiga hal yang dilakukan, bisa dengan penguburan, pembakaran atau penenggelaman. Tapi kamu upayakan opsi untuk penguburan,” tandasnya. (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini