Ikut Penggropyokan, Giri Prasta Dorong Pemanfaatan Musuh Alami Tikus

0
3
Ikut Penggropyokan, Giri Prasta Dorong Pemanfaatan Musuh Alami Tikus
PENGGROPYOKAN - Nyoman Giri Prasta dan Suiasa saat mengikuti penggropyokan di Subak Penarungan.

Penarungan, DENPOST.id

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa (Giriasa), Selasa (17/11/2020),  turun bersama masyarakat melaksanakan penggropyokan atau pembasmian hama tikus di areal Subak Penarungan, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi.

Selain penggunakan tongkat kayu, pembasmian hewan pengerat ini juga dengan meniupkan asap yang mengandung belerang ke lubang-lubang tempat tikus bersarang. Hadir dalam kesempatan tersebut tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Badung asal Penarungan, I Wayan Suyasa dan I Made Yudana.

Baca juga :  Pengusaha di Bandara Ngurah Rai Mulai Terdampak

Giri Prasta mengatakan, tikus memang menjadi salah satu hama yang sangat merugikan petani, karena bisa menyebabkan gagal panen. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengurangi serangan hama tikus. “Penggropyokan yang kita lakukan hari ini adalah salah satu cara untuk membasmi hama tikus,” kata Giri Prasta.

Dia juga mengimbau petani menggunakan metode lain yang lebih alami untuk menanggulangi serangan tikus. Di antaranya dengan pengaturan pola tanam antara padi dan palawija yang dilakukan secara serempak.

Baca juga :  Artha Saputra Jabat Ketua PGRI Bali

“Kita juga akan mendorong dinas terkait untuk lebih memanfaatkan dan membudidayakan musuh alami tikus, yaitu burung hantu,” katanya.

Agar hasilnya lebih maksimal, gerakan pembasmian hama tikus menurut politisi asal Desa Pelaga ini harus dilaksanaan secara serentak. “Tak hanya secara sekala, kita di Badung juga mengambil langkah niskala, yaitu upacara ngaben tikus sebagai upaya pengendalian hama tikus,”pungkasnya. (115)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini