Dinas Perkim Rampungkan Perbaikan 9 Unit Rumah MBR

0
4
Dinas Perkim Rampungkan Perbaikan 9 Unit Rumah MBR
PERBAIKAN RUMAH – Proses perbaikan rumah masyarakat kurang mampu di Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, yang diklain sudah mencapai 80 persen.

Lumintang, DENPOST.id

Mewabahnya virus corona berdampak pada minimnya anggaran pembangunan di Denpasar. Khususnya pada pos anggaran perbaikan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Meski begitu,  Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar tetap merampungkan perbaikan rumah bagi MBR.

”Awal tahun di APDB induk kami mengajukan jatah bedah rumah warga miskin 50 unit dengan anggaran Rp 1,5 milar. Namun dalam perjalanan, pandemi covid-19 merebak, sehingga anggaran dipangkas menjadi hanya 9 unit,’’ungkap Kabid Perumahan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Denpasar, Ni Wayan Vijayanthi Sari, Kamis (19/11/2020).

Baca juga :  Kebutuhan Rapid Tinggi, Dalam Sehari Dinkes Bisa Habiskan Ini

Vijayanti Sari menjelaskan, anggaran perbaikan rumah masyarakat kurang mampu di APBD Induk dibatalkan dan dianggarkan kembali lewat APBD Perubahan. Untuk merampungkan 9 unit rumah MBR, diposkan anggaran Rp 270 juta. Masing-masing rumah mendapat jatah Rp 30 juta. 9 unit rumah yang dibedah tersebar di empat kecamatan yakni Denpasar Utara (Denut) yang mendapat bedah rumah yakni I Wayan Merajapati, Made Wira, I ketut Sudiarta. Disusul Denpasar Timur ( I Gusti Putu Sutirta, I made Sukerta), Denpasar Utara Selatan (I Nyoman Ariana, Wayan Setiawan) dan Denpasar  Barat ( I Ketut Alit Sumardika dan I Made Mandra).

Baca juga :  Soal Bali Diisolasi, Begini Respons Gubernur

Proses perbaikan sudah mencapai 80 persen. ”Kita melakukan perbaikan rumah dan rekanan harus tepat waktu menyelesaikannya sesuai perjanjian kontrak,’’ jelasnya.

Vijayanti Sari menambahkan, perbaikan rumah dilakukan pada bagian atap bangunan ditambah pemasangan ornamen berupa ikut celedu dan murda sehingga rumah mencerminkan khas Bali sesuai identitas budaya masyarakat. ”Kita sekarang seragamkan bentuk rumah yang dibedah (diperbaiki) dan masyarakat memiliki rumah representatif, layak huni, lingkungan sehat, nyaman sehingga menjadi rumah idaman bagi masyarakat kurang mampu,’’ paparnya.  (103)

Baca juga :  10.818 Petugas KPPS di Denpasar Jalani Rapid Test

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini