Validasi Penerima BSU, Perusahaan Diminta Padankan Data Pekerja

0
4
Picsart 11 19 05.36.26
Deputi Direktur BP Jamsostek Banuspa, Deni Yusyulian.

Kuta, DenPost

Hingga periode kedua pada Oktober dan November 2020, sebanyak 262.000 pekerja di Provinsi Bali telah mendapat Bantuan Subsidi Upah (BSU). Data tersebut, disampaikan Deputi Direktur BP Jamsostek Banuspa, Deni Yusyulian, Kamis (19/11/2020).

“262.000 penerima BSU ini mampu menggerakkan perekonomian di Bali. Karena tahap pertama sudah dicairkan melalui rekening mereka sebesar Rp1,2 juta dari Rp2,4 juta yang akan diterima. Termin pertama pada Agustus-September sudah mereka terima, termin kedua akan diterima dalam waktu dekat ini,” kata Deni.

Baca juga :  Dewan Desak Pemkot Fokuskan Anggaran untuk Tangani Covid-19

Dalam menyukseskan penyaluran BSU ini, Deni menyebut peran perusahaan maupun pemberi kerja sangat penting. Dia menyebut perusahaan harus konsen melaporkan data pekerja yang memenuhi syarat sebagai penerima BSU, salah satunya peserta aktif BP Jamsostek.
“Ini membangun betul perekonomian pekerja. Maka, informasi pemberi kerja untuk mengiformasikan rekening pemberi kerja itu kami butuhkan untuk kami update dalam database,” sebutnya.

Hal itu juga diungkapkan Kasubdit Kepesertaan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI, Andi Awaluddin. Dia mengingatkan perusahaan agar mematangkan data para pekerja. Data itu, selanjutnya disampaikan kepada BP Jamsostek untuk diteruskan kepada Kemenaker RI. “Untuk data, kami sudah berlapis. Apabila ada data yang memang belum memenuhi syarat kita kembalikan lagi ke BP Jamsostek,” bebernya. (106)

Baca juga :  Jual Freezer Box, Karyawan Perusahan Es Krim Dibekuk

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini