Langgar Prokes, Ratusan Massa Kampanye Paket Bangsa Bubarkan Diri

0
5
Picsart 11 19 05.37.05
BUBARKAN DIRI - Ratusan massa yang menghadiri kampanye paket Bangsa, saat membubarkan diri karena melanggar prokes dan melebihi kapasitas kehadiran.

Negara, DENPOST.id

Kampanye paket Bangsa (I Made Kembang Hartawan dan I Ketut Sugiasa) di Sekretariat Ranting PDI-P di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Kamis (19/11/2020) dihadiri ratusan massa dari undangan yang hanya 50 orang. Karena melebihi kapasitas dan melanggar protokol kesehatan (prokes), akhirnya sebelum kampanye penyampaian visi misi dimulai, massa memilih membubarkan diri setelah diberikan pemahaman.

Babinsa Kelurahan Tegalcangkring, Serda Suwardi yang berada di lokasi membenarkan hal ini. Saat acara, hadir Cabup Jembrana paket Bangsa, I Made Kembang Hartawan beserta istri, Tim Pemenangan Paslon paket Bangsa yang juga selaku anggota DPRD Jembrana Fraksi PDI-P Dapil Kecamatan Mendoyo, I Gede Mulyadi, serta tokoh lainnya.
Kampanye mendapat pengawalan ketat dari petugas.

Baca juga :  Antrean di Gilimanuk Sempat Membeludak, Ini Penyebabnya

Dalam kegiatan kampanye juga diisi dengan hiburan band Made Gimbal dan kesenian Jegog. Agar tidak menimbulkan klaster baru, Kembang Hartawan sebelum menyampaikan visi misi meminta para pendukungnya yang hadir dan melebihi kapasitas untuk membubarkan diri. Padahal lokasi kampanye tersebut, di kandang lawan.

Langkah itu diambil guna penerapan prokes. Kembang mengaku bukannya tidak mau menemui pendukungnya, namun semata-mata demi kesehatan bersama di tengah pandemi Covid-19. Kembang mengatakan pihaknya sangat menghargai dan mengapresiasi atas antusias dukungan warga. “Tapi demi kesehatan bersama dan agar tidak menimbulkan klaster baru kami minta mereka membubarkan diri. Ingat kami yang meminta bubar, bukan dibubarkan,” tegas Kembang.

Baca juga :  Pasien Positif Covid-19 di Jembrana Bertambah Dua Orang

Sementara Ketua Bawaslu Jembrana, Pade Ady Mulyawan dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kampanye dari paket Bangsa di Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo tersebut membubarkan diri sebelum dimulai, bukan dibubarkan petugas. (120)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini