18 KPPS Dicopot, 17 Reaktif dan Satu Kecelakaan

0
5
18 KPPS Dicopot, 17 Reaktif dan Satu Kecelakaan
UJI CEPAT – Uji Cepat yang digelar KPU Karangasem terhadap seluruh petugas KPPS. Hasilnya, 17 orang dinyatakan gugur karena reaktif serta ada satu orang KPPS yang dicopot karena mengalami kecelakaan.

Amlapura, DENPOST.id

Pascadilakukan uji cepat  (rapid test) terhadap 7.805 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 2.230 petugas ketertiban TPS, sebanyak 18 KPPS terpaksa dicopot. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karangasem, Ngurah Gede Maharjana, Kamis (19/11/2020) menuturkan, 18 KPPS yang dicopot, 17 orang dinyatakan reaktif setelah uji cepat ulang. Sementaa satu KPPS asal Desa Tumbu, Karangasem mengalami kecelakaan sehingga tak bisa bertugas. “Sebelumnya ada 28 orang yang dinyatakan reaktif dalam tes pertama,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ngurah menuturkan, dari 28 orang yang reaktif pada tes pertama, kembali dilakukan tes cepat kedua kalinya pascamelakukan isolasi mandiri. “Sebelumnya mereka dinyatakan reaktif, sehingga PPK dan PPS langsung  berkoordinasi dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang kemudian menyarankan untuk isolasi mandiri,” terangnya.

Baca juga :  Lama Diperjuangkan, Raperda Kaling Akhirnya Disahkan

Setelah diisolasi mandiri, pada uji cepat hari terakhir 28 KPPS tersebut kembali dites. Hasilnya, 11 orang dinyatakan sembuh. “Sisanya yang 17 orang kita telah koordinasikan dengan gugus tugas Covid-19 Kabupaten Karangasem untuk mendapat penanganan lebih lanjut,” imbuh Ngurah. Nantinya dalam proses pergantian KPPS, akan langsung dilakukan oleh PPS di tingkat Desa.

Dengan upaya ini, Ngurah berharap tak ada lagi masyarakat yang takut datang ke TPS. Sebab seluruh petugas yang bertugas telah dipastikan sehat. Khususnya terbebas dari penyebaran covid-19. Tak hanya itu, penerapan protokol kesehatan yang ketat dalam melakukan pemungutan suara, juga menjadi salah satu upaya agar tak sampai ada klaster Covid-19 yang muncul usai Pilkada.  (yun)

Baca juga :  Akhirnya, Panji-Budi Terima Rekomendasi

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini