Suwirta : Kami Tak Menjauh dan Akan Tuntaskan Permasalahan yang Ada

0
3
Picsart 11 22 07.00.27
BEDAH DESA - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta melakukan bedah desa di Desa Batukandik, Nusa Penida, Sabtu (21/11/2020).

Semarapura, DENPOST.id

Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama tim dari instansi terkait kembali menyusuri setiap sudut desa di Nusa Penida untuk mengetahui kondisi riil di lapangan, baik potensi maupun masalah yang ada, Sabtu (21/11/2020).

Kegiatan ini dilakukan Bupati Suwirta untuk melanjutkan program bedah desa di Desa Batukandik, Kecamatan Nusa Penida.

Dengan didampingi istri, Bupati Suwirta blusukan dari pagi hingga sore dengan melakukan kunjungan ke satu tempat ke tempat lainnya. Semua itu dilakukan bupati guna mengatasi permasalah yang ada di desa, seperti penangan air bersih, infrastrukur, pendidikan, keluarga miskin dan potensi desa yang menjadi persoalan dasar di masyarakat yang belum sepenuhnya bisa diselesaikan.

Baca juga :  "Bengkung", Suwirta Tegur Pedagang di Terminal Galiran

“Melalui program bedah desa ini apa yang menjadi kelemahan, permasalah yang ada di desa kami tidak akan menjauh. Justru kami akan menuntaskan permasalahan yang ada,” ujar Bupati Suwirta.

Terkait masalah infrastruktur jalan, Bupati Suwirta mengakui di desa Batukandik banyak sekali jalan yang belum tuntas karena wilayahnya luas. Namun demikian, pihaknya menugaskan perbekel untuk menginfertarisir akses jalan desa yang akan diserahkan ke kabupaten, sehingga bisa ditangani melalui dana kabupaten.

“Semoga tidak ada revocusing anggaran lagi, sehingga tahun 2021 bisa diselesaikan. Sisanya akan dilanjutkan dengan perencanaannya, tetapi desa agar memastikan dulu pembebasan lahannya,” kata Bupati Suwirta.

Selain jalan, Bupati Suwirta juga menyoroti masalah air bersih. Terutama sumber mata air Guyangan yang dikelola oleh Balai Wilayah Sungai Bali-Penida. Bupati Suwirta langsung berkonsultasi dengan Gubernur Bali terkait pengalihan pengelolaan.

Baca juga :  Ratusan Pegawai RSUD Klungkung Jalani Rapid Test

“Sudah adanya reservoir ada pipa induk, tapi setetespun tidak ada air di reservoir yang di atas,” kata Bupati Suwirta.

Melihat hal tersebut, air yang bersumber dari mata air Guyangan, pihaknya langsung menelusuri di mana tersendatnya. PDAM masih mencoba reservoir satu untuk dipenuhi, sehingga bisa dialirkan ke resevoir 2, 3 dan seterusnya.

“Saya minta PDAM bergadang untuk menguji dengan pemenuhan semua reservoir yang ada sehingga dipagi hari ada air mengalir ke rumah warga,” tegasnya

Baca juga :  Lagi, Satu Pasien Covid-19 Meninggal di Denpasar

Terkait pendidikan, semua sarana prasarana pendidikan yang ada di desa Batukandik bahkan ada yang belum difinishing dari tahun 2006. Pembatas atau pagar sekolah juga belum semuanya tuntas, pihaknya langsung menugaskan dinas pendidikan untuk menginventarisir kembali.

Yang menarik dari kemiskinan ini banyak sekali warga Nusa Penida yang balik dari rantauan karena tidak sanggup bersaing bertahan hidup. Setelah pulang mereka justru menjadi warga miskin baru. “Penuntasan kemiskinan hampir selesai tetapi mereka pulang dari rantauan akan menjadi keluarga miskin baru. Kami berharap para kadus bisa memberikan pemahaman agar tidak memisahkan bapak ibunya untuk dibuatkan kartu keluarga baru,” pintanya. (119)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini