Pura-pura Belanja, Maling Sikat Uang dan Perhiasan

0
3
Picsart 11 24 06.53.13
TKP PENCURIAN - Tim Opsnal Polsek Kintamani, saat melakukan olah TKP di lokasi pencurian uang dan perhiasan.

Bangli, DENPOST.id

Aksi pencurian uang dan perhiasan yerjadi di warung milik Ni Made Siti (60), warga Banjar Kayu Kapas, Kintamani, Bangli. Peristiwa itu, diperkirakan terjadi sekitar pukul 11.00 Wita, Minggu (22/11/2020). Modus pelaku diduga pura-pura belanja di warungnya dan pinjam toilet.

Hingga berita ini ditulis pukul 15.00 Wiya, Polsek Kintamani masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku.

Kapolsek Kintamani, Kompol I Made Sutarjana mengungkapkan saat itu sekira pukul 11.00 Wita, Made Siti berada di warung. Lalu datang seorang laki-laki dengan mengendarai sepeda motor turun dan belanja di warungnya. Sesaat kemudian orang tersebut ijin menumpang toilet dengan alasan sakit perut. Setelah selesai, dia lalu memesan mie instant untuk dimakan di warung. Saat dibuatkan satu piring mie instant, orang tersebut kembali minta untuk dibuatkan mie yang serupa sebanya tiga piring lagi.

Baca juga :  Begini Pemilahan Sampah di Desa Adat Penglipuran

Tanpa curiga Made Siti pun kembali ke belakang untuk membuatman mie tersebut. Bersamaan dengan itu pula, pria yang dimaksud itu kembali ijin
pinjam toilet. Setelahnya, dia meminjam botol untuk dipakai membeli BBM untuk diberikan ke temannya yang akan tiba. Namun, karena mogok lantaran kehabisan minyak, pria tersebut yang membawakan BBM tersebut. Tanpa curiga, Made Siti pun mempersilahkan pria tersebut pergi, mengingat pria itu mengaku akan kembali lagi bersama tiga temannya yang lain.

Baca juga :  Sisihkan Gaji Anggota, Polres Bangli Suplai Ratusan Paket Sembako

Selang kemudian, suami Made Siti yakni Wayan Arnawa kembali dari bengkel dan masuk rumah hendak membayar hutang.
Saat hendak mengambil uang yang Rp6 juta yang disimpan di dalam laci kamar sudah tidak ada. Pun termasuk perhiasan emas berupa cincin dan kalung juga ikut raib. Total kerugian korban diperkirakan mencapai Rp8 juta.

“Selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kintamani guna mendapat penanganan lebih lanjut. Kami terima laporannya Minggu sore, sampai saat ini masih lidik. Mudah-mudahan segera bisa terungkap,” ujar Kapolsek, Selasa (24/211/2020). (128)

Baca juga :  Pedagang Sapi dan Pedagang Bermobil Terpapar Corona

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini