Lagi, Satu Pasien Covid-19 di Denpasar Meninggal

0
4
Picsart 11 24 08.04.51
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

Denpasar, DENPOST.id

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Denpasar, masih menemukan adanya kasus positif dan kasus sembuh virus corona. Pada, Selasa (24/11/2020) di Kota Denpasar diketahui kasus sembuh mengalami penambahan sebanyak 18 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 13 orang yang tersebar di delapan wilayah desa/kelurahan.

Sementara itu, seorang pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia. Diketahui pasien berjenis kelamin laki-laki usia 64 tahun dengan status domisili di Desa Dangin Puri Kelod. Pasien diketahui positif Covid-19 pada 18 November 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 21 November 2020, dengan penyakit penyerta stroke ringan.

Baca juga :  Seluruh Kabupaten dan Kota Dukung Energi Bersih Bali

Berdasarkan data GTPP Covid-19 Kota Denpasar, persebaran kasus positif tercatat mengalami lonjakan di satu wilayah desa/kelurahan, yakni Desa Padangsambian Kelod yang mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan empat kasus baru. Disusul Desa Padangsambian Kaja dan Kelurahan Padangsambian masing-masing dua orang. Sedangkan lima desa/kelurahan lainnya mencatatkan penambahan kasus masing-masing satu orang dan 35 desa/kelurahan nihil penambahan kasus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, memgatakan kasus Covid-19 di Kota Denpasar masih terus mengalami pergerakan. “Mari bersama-sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah,” kata Dewa Rai.

Baca juga :  Piodalan Pura Praja Natha Kantor Walikota Denpasar Terapkan Prokes

Secara kumulatif perkembangan kasus Covid-19 di Kota Denpasar, yakni positif tercatat sebanyak 3.693 kasus, pasien sembuh mencapai 3.438 orang (93,10 persen), meninggal dunia 84 orang (2,27 persen),m dan yang masih dalam perawatan 171 orang (4,63 persen). (112)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini