Khawatir Tower Roboh, Warga Penarungan Datangi Kantor Perbekel

0
5
Picsart 11 25 03.53.40
TOWER - Sejumlah warga Bajar Dauh Peken, Desa Penarungan saat mendatangi Kantor Perbekel Penarungan, Rabu (25/11/2020) terkait masalah tower telekomunikasi di wilayah banjar tersebut.

Mangupura, DENPOST.id

Sejumlah warga Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Rabu (25/11/2020) mendatangi Kantor Perbekel Penarungan. Mereka datang untuk dimediasi dalam persoalan tower provider di wilayah tersebut yang mulai mengganggu kenyamanan warga sekitar tower. Warga berharap tower tersebut dipindah karena izinnya dinilai sudah mati.

Picsart 11 25 03.53.12
TOWER TELEKOMUNIKASI – Tower telekomunikasi yang berdiri di Banjar Dauh Peken, Penarungan yang kini meresahkan warga.

Kelian Dinas Banjar Dauh Peken, I Gede Made Arta Negara, mengungkapkan, warga melakukan protes tower telekomunikasi tersebut karena merasa dibohongi pihak provider yang tidak melakukan perpanjangan izin. Selain itu, kondisi tower tersebut dinilai warga sudah lapuk. “Kami takut pas hujan-hujan dan angin kencang tower itu roboh. Karena kapasitas untuk penguat sinyal terus ditambah, tidak hanya satu alat saja. Selain itu warga pendamping tower tersebut tidak mendapatkan asuransi dari pembangunan tower tersebut,” ujarnya.

Baca juga :  Klungkung Siapkan Tiga Ruang Isolasi Untuk Pasien Corona

Lebih lanjut dikatakan, tahun 2010 lalu warga pendamping memang sempat diberikan dana sebesar Rp 5 juta dan pihak provider tower berjanji hanya memperpanjang penggunaan tower tersebut lima tahun. Nyatanya, penggunaan tower tersebut sudah lebih dari lima tahun. “Masalah ini merupakan mediasi keduakalinya dan masyarakat berharap tower tersebut tidak digunakan lagi oleh pihak provider karena dekat sekali dengan pemukiman,” harapnya.

Tokoh masyarakat Desa Penarungan, Wayan Suyasa mengharapkan Pemerintah Kabupaten Badung segera melakukan koordinasi antarinstansi untuk menyelesaikan persoalan ini. “Dinas Kominfo Badung harus segera memberikan rekomendasi kalau tower tersebut melanggar agar segera ditindaklanjuti Satpol PP Badung. Orang boleh melakukan investasi, namun harus juga menghargai lingkungan dan taat aturan sehingga nantinya tidak menjadi polemik di bawah,” tegasnya.

Baca juga :  UN SMP 2020 Dibatalkan, Begini Kata Kadisdikpora Denpasar

Sementara Kepala Dinas Kominfo Badung, IGN Jaya Saputra, yang dihubungi terpisah mengatakan, dari hasil mediasi yang dilakukan, pihak penyanding menolak perpanjangan kontrak terhadap alas hak atas menara di Banjar Dauh Peken, Desa Penarungan tersebut. “Menara tersebut adalah menara backbone yang sangat vital untuk kualitas layanan telekomunikasi. Berdasarkan hasil berita acara pertemuan tadi, kami akan membahas dalam Tim Penataan dan Pengawasan Pembangunan Menara Telekomunikasi (P3MT) untuk selanjutnya di buatkan rekomendasi/ kajian,” katanya. (115)

Baca juga :  Pantau Aliran Kepercayaan Menyimpang, Badung Bentuk Tim Pakem

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini