Gelapkan Mobil Sewaan, IRT Diciduk Polisi

0
9
Picsart 11 25 05.55.23
PENGGELAPAN MOBIL - Pelaku penggelapan mobil tersangka Eka Yanti, yang diamankan di Mapolsek Ubud. 

Gianyar, DENPOST.id

Jajaran Polsek Ubud berhasil menangkap pelaku penggelapan mobil sewaan, yakni tersangka Ni Wayan Eka Yanti (41) alamat Jalan Teratai, Lingkungan Pasdalem, Kelurahan/Kecamatan Gianyar. Tersangka Eka Yanti diamankan polisi karena diduga telah melakukan tindak pidana penggelapan satu unit mobil milik korban Ni Wayan Rumani (43) tempat tinggal di Banjar Bengkilesan, Desa Mas, Ubud, Gianyar.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp80 juta. Eka Yanti seorang ibu rumah tangga (IRT) ditangkap polisi di Banjar Bengkilasan, Desa Mas, Ubud, Gianyar, Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 19.30 Wita.

Seijin Kapolres Gianyar, AKBP Dewa Made Adnyana, Kapolsek Ubud, AKP I Gede Sudyatmaja,S.H, Rabu (25/11/2020) mengatakan penangkapan terhadap pelaku berdasarkan laporan korban Rumini melalui laporan  LPB/58/XI/2020/Bali/Res Gnr/Polsek Ubud, pada Selasa (24/11/2020) tentang dugaan tindak pidana penggelapan. Atas laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan minta keterangan sejumlah saksi.

Baca juga :  Ribuan Pekerja Dinonaktifkan Jadi Peserta BPJS Kesehatan

Dari keterangan korban Rumani pada Kamis (5/11/2020) sekitar pukul 14.30 Wita, korban bersama suaminya saksi I Nyoman Sutra menyerahkan satu unit mobil jenis Minibus DK 1379 JL atas nama Ni Wayan Rumini kepada Eka Yanti untuk disewakan selama tujuh hari. Namun, sudah lewat waktu hingga seminggu, Eka Yanti tidak mengembalikan mobil milik korban, sehingga korban langsung menghubungi pelaku menggunakan HP.

Pelaku saat itu, mengaku masih berada di Jimbaran, Kuta Selatan mengantar tamu.
Karena mobil tidak kunjung dikembalikan sehingga pada, Minggu (12/11/2020) korban mendatangi rumah milik Eka Yanti di Jalan Teratai, Lingkungan Pasdalem, Gianyar. Namun sayang korban tidak bertemu dengan Eka Yanti, sehingga korban  pulang kerumah. Pada Senin (16/11/2020) sekitar pukul 24.00 Wita, Eka Yanti datang kerumah korban membawa uang sewa mobil korban sebesar Rp2 juta.

Baca juga :  WNI Positif Covid-19 Bertambah 12, Sembuh dan Meninggal Tetap

Setelah menerima uang sewa, korban sempat menanyakan kapan mobilnya akan dikembalikan, namun pelaku  berjanji akan mengembalikan mobil korban pada Rabu (18/11/2020) sekaligus menyerahkan uang sisa sewanya. Sesuai janji, pelaku juga tidak mengembalikan mobil korban, sehingga pada Senin (23/11/2020) sekitar pukul 08.30 Wita korban kembali menghubungi Eka Yanti. Namun Eka Yanti belum juga mengembalikan mobil korban.

Karena jengkel dan merasa ditipu, korban akhirnya melaporkan pelaku ke Mapolsek Ubud. Berdasarkan laporan korban, polisi kemudian berhasil menangkap pelaku Eka Yanti. Dari keterangan pelaku, bahwa mobil korban digadaikan kepada orang lain. “Modus operandi pelaku berpura-pura menyewa mobil, namun mobil korban digadaikan pelaku kepada orang lain,” katanya.

Baca juga :  KPU Fasilitasi Pemilih Rawat Inap Dengan Prokes Ketat

Atas perbuatannya, tersangka Eka Yanti dijerat dengan Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (116)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini