Antisipasi Badai La Nina, BPBD Denpasar Minta Masyarakat Waspada

0
10
Antisipasi Badai La Nina, BPBD Denpasar Minta Masyarakat Waspada
Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa

Pemecutan Kelod, DENPOST.id

Menghadapi musim hujan dan badai La Nina yang puncaknya diprediksi pada bulan Desember 2020 hingga Januari 2021 mendatang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar meminta masyarakat waspada. Hal ini mengingat cuaca ekstrem kerap menimbulkan bencana, baik tanah longsor, pohon tumbang, hingga banjir. Di Denpasar, kebencanaan yang sudah ditangani BPBD dari Januari-Oktober lalu sebanyak 3.407 kasus.

”Kami minta masyarakat tetap waspada menghadapi curah hujan dan badai La Nina dengan membersihkan saluran air (got). Jangan membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat saluran air atau sungai sehingga dapat memicu banjir,’’ imbau Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah Kota Denpasar, IB Joni Ariwibawa, Kamis (26/11/2020).

Baca juga :  Dua Orang Warga Gianyar Positif Covid-19

Selain tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air, Joni Ariwibawa juga meminta masyarakat segera menginformasikan kalau ada pohon rindang ke Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar supaya dirompes. “Pohon perindang yang ada di sekitar pemukiman maupun di jalan cukup membahayakan saat hujan deras. Kalau pohon tumbang dapat merugikan masyarakat, baik harta benda maupun korban jiwa,” katanya.

Terkait kebencanaan selama 10 bulan, kata Joni Ariwibawa,  pihaknya menanganai sebanyak 3.407 kasus. Dia merinci, Januari 2020 ada 338 bencana, Februari 294, Maret 376, April 311, Mei 303, Juni 415, Juli 346, Agustus 304, September 313 dan Oktober 408. ”Semua  kasus yang kami tangani berjalan dengan baik berkat dukungan instansi terkait dan masyarakat,’’ pungkasnya. (103)

Baca juga :  Tersangka Pembunuh Pemilik Toko Akhirnya Dibekuk

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini